HomeNewsPeran TNI dalam Ketahanan Pangan Nasional: Solusi untuk Mengatasi Krisis Pangan Global

Peran TNI dalam Ketahanan Pangan Nasional: Solusi untuk Mengatasi Krisis Pangan Global

Published on

Jakarta, Trenzindonesia.com | TNI dinilai perlu dilibatkan lebih intensif dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Dengan sumber daya dan infrastruktur yang signifikan, TNI dapat mendukung produksi hingga distribusi pangan secara efektif.

Direktur Eksekutif Human Studies Institute, Rasminto, menekankan pentingnya peran TNI dalam ketahanan pangan. “Ketahanan pangan bukan hanya soal ketersediaan makanan, tetapi juga menyangkut kedaulatan, stabilitas, dan masa depan bangsa,” ujar Rasminto. Ia menambahkan, kondisi produksi pangan global saat ini tengah bergejolak akibat perubahan cuaca ekstrem dan konflik geopolitik seperti perang Rusia-Ukraina, yang berdampak pada harga gandum global yang meningkat lebih dari 30% sejak 2022.

Konflik berkepanjangan di Timur Tengah juga memperburuk situasi, mengakibatkan banyak lahan pertanian tidak bisa diolah dan menyebabkan pengungsian massal.

Rasminto menuturkan bahwa keterlibatan TNI dalam ketahanan pangan sudah berlangsung lama. Pada era pemerintahan Joko Widodo, Kementerian Pertanian (Kementan) menggandeng TNI dalam program cetak sawah baru seluas 500 ribu hektare di Papua Selatan. “Jika produktivitas per hektare dapat menghasilkan minimal 5 ton gabah padi per panen, maka akan ada kontribusi 5 juta ton gabah padi per tahun,” kata pengamat geografi politik Universitas Islam ’45 (Unisma) Bekasi ini.

TNI juga terlibat dalam megaproyek lumbung pangan (food estate). Meskipun program ini memiliki kekurangan, Rasminto menilai evaluasi dan perbaikan dapat membuatnya lebih optimal. “Food estate memerlukan perbaikan infrastruktur irigasi, akses ke teknologi pertanian modern, dan dukungan logistik untuk hasil maksimal,” jelasnya. Selain itu, partisipasi aktif petani lokal dan pemberdayaan masyarakat sekitar menjadi kunci keberhasilan program ini.

Rasminto mengingatkan bahwa ketahanan pangan harus didukung kebijakan kuat, infrastruktur memadai, dan kerja sama internasional, sebagaimana diungkap dalam laporan World Food Programme (WFP) 2023. Gagalnya ketahanan pangan akan berdampak serius pada sektor lain, seperti kriminalitas, perekonomian, isu sosial, dan kesehatan.

“Ketidakmampuan menyediakan pangan yang cukup dapat menyebabkan kelaparan, malnutrisi, dan meningkatnya angka kematian. Ketidakstabilan pangan juga dapat memicu kerusuhan sosial dan konflik,” paparnya.

“Membangun ketahanan pangan yang kuat bukan hanya masalah kesejahteraan, tetapi juga isu strategis bagi keamanan dan stabilitas nasional.”

Rasminto mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan sistem pangan yang tangguh dan berkelanjutan. “Indonesia bisa mengatasi tantangan krisis global dan memastikan ketersediaan pangan bagi seluruh rakyatnya sekaligus memperkuat kemandirian pangan nasional,” tandasnya.

Latest articles

Menjaga Marwah Pesantren, Gus Yahya dan Nyai Alissa Perkuat Gerakan Nasional Pesantrenku Aman di Lampung

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap pentingnya perlindungan anak dan lingkungan...

Aylawati Sarwono Raih Juara Asian Tango Championship 2026 di Tokyo, Bukti Kiprah Indonesia di Panggung Seni Dunia

TOKYO, Jepang , Trenzindonesia.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Indonesia di tingkat internasional. Penari...

Mayang Lucyana Fitri Gebrak Industri Musik dengan Lagu Koplo “Boncengan Baru”, Siap Goyang Pecinta Musik Tanah Air

Jakarta – Penyanyi muda Mayang Lucyana Fitri kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Indonesia...

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

More like this

Aylawati Sarwono Raih Juara Asian Tango Championship 2026 di Tokyo, Bukti Kiprah Indonesia di Panggung Seni Dunia

TOKYO, Jepang , Trenzindonesia.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Indonesia di tingkat internasional. Penari...

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

PNM dan KPPPA Hadir di Bajawa, Dorong Ketahanan Keluarga dan Kesehatan Mental Anak Lewat Pemberdayaan Perempuan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Meningkatnya kasus gangguan kesehatan mental pada anak dan remaja mendorong berbagai...