Trenz Indonesia
News & Entertainment

Ride For Friendship Mencium Sumba 360°

Usai riding di Pulau Sumba 360°, pasangan peturing Bro Andra dan Bro Donay kembali mengaspal untuk melanjutkan perjalanan bertitel “Ride For Friendship”. Jumat (226/2) pagi, KM Sabuk Nusantara 49 yang tengah sandar di pelabuhan Waikelo, Sumba Barat Daya sebelum melanjutkan pelayaran berdurasi 14 jam menuju pelabuhan Sape, Bima, nampak crane tengah mengangkut dua ‘kuda besi’ Kawasaki Versys X250 keatas geladak utama kapal milik PT PELNI (Persero) NTT.

414

Jakarta, Trenz Otomotif I Semenjak Sabtu (23/1) lalu, duo peturing anggota VOID Chapter Bekasi mengawali turing bertitel “Ride For Friendship” dari dealer resmi Kawasaki, yakni Kawansakti beralamat di Jalan Ir. H. Juanda N0.195-D, Bekasi, menuju Timor Leste. Boleh jadi, Sabtu (27/2) ini, menjadikan hari ke-36. “Alhamdulillah selama dalam perjalanan kita berdua tak mengalami kendala, iya zero accident. Soal kepanasan atau lebih banyak bermain hujan selama dalam perjalanan, inilah bunga-bunga turing, if you don’t ride in the rain, you don’t ride,” kelakar pemilik akun IG @andrabells dalam pelayaran bersama KM Sabuk Nusantara 49 lewat WhatsApp kepada Trenzindonesia.com, Jumat (26/2) sore lalu.

Kendati duo peturing Bro Andra dan Bro Donay sangat menikmati dan sesuai dengan rencana seperti kopdar dengan beberapa VOID dan komunitas motor di daerah yang dilintasi serta mensosialisasikan Protokol Kesehatan 3M dan pembagian masker. Hanya saja, terkendala untuk bisa memasuki negara Timor Leste.

Untuk itu, Bro Andra menceritakan, Timor Leste untuk sementara menutup diri di tengah kondisi pandemi Covid-19. “Iya gue dan Bro Donay sangat memahami pilihan Timor Leste demi menekan laju penyebaran Coronavirus,” lirih Bro Andra.

Terkait hal tersebut, Bro Boy Sabak semula yang akan menjadi pemandu duo peturing “Ride For Friendship” selama keberadaan di Timor Leste. Lewat WhatsApp video, Selasa (16/2), Pukul 17.13WIT memberikan siaran pers kepada Trenzindonesia.com seperti ini;

Selamat siang, salam jelajah adventure. Saya Boy Sabak dari Timor Lesta, ada beberapa statement yang ingin saya sampaikan kepada teman-teman Ride For Friendship, Bro Andrabells dan Bro Sudarsono Donay, perihal ijin masuk ke negara Timor Leste melalui perbatasan Batu Gede Mota’ain.

 Permohonan ijin melintas perbatasan Batu Gede – Mota’ain Timor Leste, teman-teman Ride For Friendship Bro Andrabells dan Bro Sudarsono di tolak oleh pemerintah Timor Leste, hal ini dikarenakan situasi di Timor Leste dalam keadaan lockdown total, yang berarti tidak memperbolehkan warga negara asing untuk melintas masuk ke wilayah Timor Leste dengan alasan apapun. Situasi ini berlangsung dikarenakan meningkatnya kasus positif Covid-19 di Timor Leste yang 100% semuanya masuk dari perbatasan, baik yang masuk secara legal, maupiun illegal.

Mohon untuk teman-teman Ride For Friendship VOID Bekasi, Bro Andrabells dan Bro Donay untuk memahami dan nmemaklumi ini semua. Kita berharap, kita semua berharap situasi Covid-19 ini segera berakhir. Dunia bisa pulih dan sehat kembali seperti semula atau seperti biasanya.

Salam dari kami Timor Leste untuk Bro Andrabells dan Bro Sudarsono, salam sehat dan tetap mematuhi Protokol Kesehatan. Tidak lupa kami berterima kasih banyak kepada Ride For Friendship atas support masker untuk masyarakat Timor Leste yang membutuhkannya. Akhir kata saya mohon maaf, apabila ada hal-hal yang tidak berkenan dalam situasi ini.

“Jadi karena Timor Leste lockdown total, gue dan Bro Donay hanya sampai di PLBN (Pos Lintas Batas Negara). Doaku semoga cepat berakhir pandemi Covid-19, Bro Boy Sabak sampaikan salam hangat buat masyarakat dan komunitas motor di Timor Leste,” papar Bro Andra juga diamini Bro Donay dari jembatan kuning PLBN kordinat -8.958919, 124.950682 kepada Trenzindonesia.com, Selasa (16/2) siang lalu.

Pilihannya duo biker member Versys Owner Indonesia (VOID) Chapter Bekasi Raya, kembali melanjutkan misi Ikatan Motor Indonesia (IMI), diantaranya eksplor wisata Indonesia. Selama keberadaannya di Pulau Sumba, Bro Andra dan bro Donay menjalankan misi 360°, yakni mengaspal dari Sumba Timur, Tengah, Barat, dan Sumba Barat Daya.

Waoo…. Sumba bener-bener ajiib. Untuk Kupang seperti Pulau Soe, Kefa, Wini, Belu, Atambua, pantai Kolbano juga ngak kalah ajiib. Buat yang suka turing, please deh untuk eksplore Indonesia Timur. Salam jelajah!” lontar Bro Donay yang akan kembali mengaspal dari Bima menuju Lombok, dan akan singgah di GP Mandalika sebelum memasuki Pulau Bali.

Jika tak terkendala cuaca yang terbilang cukup ekstrim dalam beberapa minggu ini, “Ride For Friendship” yang harus menyebrangi dari pelabuhan Poto Tano (Sumbawa) menuju pelabuhan Kayangan (Lombok), serta Pelabuhan Lembar (Lombok) menuju Padang Bai (Bali). “Jika lancar, Insya Allah akan tiba di Bali hari Kamis (4/3), dan disana kita akan disambut sponsor utama IBS, Bro Ida Bagus Subaga Widiatmaka yang merupakan Pembina VOID Chapter Bekasi, Bro Joel D. Mastana perwakilan Mobility IMI Pusat,” ungkap Bro Donay.

Bahkan yang menggembirakan support terhadap “Ride For friendship” ini, Bro Andra menceritakan, ada sekitar 20 members VOID Chapter Bekasi Raya yang tak saja turut penyambutan di pulau Dewata. “Mantemans VOID Chapter Bekasi mengajak untuk ngegas bareng sampai ke Bekasi sebagai titik akhir dari kegiatan ‘Ride For Friendship’ ini,” tutupnya seraya menebar tawanya. Bro Andra pun melepas kelakar, “Asyiiiap….. Sikat Miring..!”

 

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.