Trenz Indonesia
News & Entertainment

Sharp Indonesia Gelar Program Ecobition Workshop dalam Mendukung Pengurangan Sampah Plastik di Palembang

154

PALEMBANG, Trenzindonesia | Permasalahan limbah plastik di Indonesia memang masih menjadi polemik yang terus berlangsung. Berdasarkan data yang dihimpun oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) kota Palembang, Sumatra Selatan, pada bulan Agustus 2022, jumlah sampah yang dihasilkan di kota Palembang mencapai 1.000 ton per hari. Sampah tersebut terdiri dari limbah plastik dan organik dari rumah tangga, pertokoan, dan rumah makan yang tersebar di 18 kecamatan. Untuk mengurangi jumlah sampah plastik ini, pemerintah kota Palembang telah menerapkan larangan penggunaan kantong plastik di industri perhotelan dan kantor pemerintah.

Dalam rangka perayaan hari jadinya yang ke-110 tahun, Sharp, sebagai pionir brand elektronik dunia, turut serta dalam upaya menjaga lingkungan. Mereka menggelar program Sharp Ecobition Workshop yang dilaksanakan di SMAN 6 Palembang. Program ini merupakan bentuk dukungan nyata Sharp Indonesia terhadap upaya pemerintah Palembang dalam mengurangi jumlah sampah plastik di kota Palembang dan sekitarnya.

Agus Soewadjie, Assistant General Manager Marketing Communication Division, PT Sharp Electronics Indonesia, mengungkapkan bahwa program Sharp Ecobition Workshop ini adalah rangkaian perayaan hari jadi Sharp yang ke-110 tahun. Melalui program ini, mereka ingin mengajak masyarakat, khususnya siswa-siswi sekolah, untuk aktif dalam menjaga lingkungan. Sesuai dengan tema perayaan Hari Lingkungan Hidup SeduniaSolusi Untuk Polusi Plastik“, Sharp Indonesia mengajak siswa-siswa SMAN 6 Palembang untuk mengikuti workshop pengolahan limbah plastik menjadi barang bernilai guna.

Workshop Sharp Ecobition Workshop telah sukses diselenggarakan di lima kota besar di Indonesia, seperti Medan, Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Solo. Kini, mereka hadir di kota Palembang dengan tema “From Love Comes Green”. Sharp Indonesia berkolaborasi dengan Kertabumi Recycling Center untuk mengajarkan para siswa dan tamu undangan lainnya tentang daur ulang limbah plastik menjadi sampul buku, wadah smartphone, dompet, dan lainnya. Sebelum memulai sesi daur ulang, peserta diberikan penjelasan mengenai bahaya berbagai jenis sampah. Selanjutnya, mereka diajak untuk melakukan aksi bersih-bersih lingkungan sekolah dengan mengumpulkan sampah plastik yang akan ditimbang dan disalurkan ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) terdekat. Pada acara Sharp Ecobition Workshop di kota-kota sebelumnya, terkumpul sampah seberat 80 Kg.

Agus menambahkan bahwa harapannya melalui program ini, kesadaran dan kebiasaan generasi muda dalam menerapkan gaya hidup yang ramah terhadap lingkungan dapat meningkat. Sementara itu, Suwan, Branch Manager Cabang Palembang, PT Sharp Electronics Indonesia, menjelaskan bahwa kegiatan workshop ini merupakan bagian dari pameran Sharp Ecobition di Main Atrium – Palembang Trade Center yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 10 Juni 2023.

Dalam pameran ini, Sharp mengajak masyarakat umum untuk mengumpulkan sampah plastik, kertas, kaleng, dan botol kaca yang dapat ditukarkan dengan tas ecobag dari Sharp. Untuk mendapatkan tas ecobag tersebut, pengunjung hanya perlu mendaftar melalui tautan yang disediakan, memasukkan sampah ke dalam drop box yang telah disediakan, mengabadikan momen tersebut, dan mempostingnya di feed akun Instagram dengan mencantumkan tagar #Sharpdropbox serta mention akun @Sharpindonesia. Hal ini merupakan kontribusi Sharp dalam meningkatkan kesadaran masyarakat agar tercipta lingkungan yang sehat dan asri. (PR/Fjr) | Foto : Dok. PT Sharp Electronics Indonesia

Leave A Reply

Your email address will not be published.