HomeNewsSuka Duka Lutfi dalam Aksi Jalan Kaki Jepara-Jakarta: "Restu Ibu Kuatkan Tekad...

Suka Duka Lutfi dalam Aksi Jalan Kaki Jepara-Jakarta: “Restu Ibu Kuatkan Tekad Saya”

Published on

Semarang, Trenzindonesia.com | Aksi jalan kaki Jepara-Jakarta yang dilakukan oleh Lutfillah, warga Bangsri, Jepara, telah memasuki hari kelima. Pria yang akrab disapa Lutfi ini kini telah sampai di Semarang, Senin (23/12/2024). Dengan semangat pantang menyerah, Lutfi mengusung misi besar menyampaikan tujuh tuntutan kepada Presiden Prabowo Subianto.

Tuntutan untuk Keadilan Kasus Vina Cirebon

Salah satu tuntutan utama Lutfi adalah memperjuangkan keadilan bagi tujuh terpidana kasus Vina Cirebon, yang ia yakini sebagai korban kriminalisasi. Proses hukum para terpidana ini, yang sudah mencapai tahap Peninjauan Kembali (PK), berakhir dengan penolakan oleh Mahkamah Agung. Lutfi menyebut kasus ini sebagai bentuk ketidakadilan yang mencederai hati nurani masyarakat.

“Jiwa aktivis saya berontak setelah melihat proses hukum kasus ini seperti dipermainkan,” ujar Lutfi. Meski demikian, ia tetap optimis bahwa hukum akan ditegakkan di bawah pemerintahan Presiden Prabowo.

Suka Duka Perjalanan Lutfi

Selama perjalanan, Lutfi menghadapi berbagai tantangan, mulai dari kondisi fisik hingga keamanan pribadi. “Telapak kaki saya sudah lecet sejak hari ketiga,” ungkapnya. Selain itu, ia sempat merasa khawatir karena ada orang tak dikenal yang menanyakan alamatnya. “Beberapa teman menyarankan saya untuk selalu live di media sosial demi keamanan,” tambah Lutfi.

Namun, dukungan dari masyarakat menjadi sumber semangat baginya. “Banyak yang menyapa dan memberi semangat di perjalanan. Bahkan, ada seorang ibu di Semarang yang memberi saya wedang ronde. Itu sangat mengharukan,” kenangnya.

Restu Ibu, Sumber Kekuatan Lutfi

Di balik perjuangan ini, restu dan doa sang ibu menjadi kekuatan utama Lutfi. “Saya jadi teringat ibu. Restu dan doanya menyertai langkah saya,” ucapnya dengan penuh haru.

Renungan tentang Perubahan Zaman

Lutfi juga merenungkan perubahan sikap masyarakat terhadap musafir. “Dulu, saat musafir lewat, orang-orang menawarkan air atau makanan. Sekarang, kebanyakan hanya menatap dengan heran,” katanya. Meski begitu, ia tetap berharap ada senyuman dan sapaan ramah yang bisa menjadi dukungan sederhana namun berarti.

Perjuangan Lutfi, Inspirasi bagi Banyak Orang
Perjalanan Lutfi dari Jepara ke Jakarta bukan hanya sebuah aksi fisik, melainkan juga simbol perjuangan keadilan dan harapan. Kisahnya menginspirasi banyak orang untuk berani memperjuangkan kebenaran, meski harus melalui jalan yang penuh liku.

Latest articles

MAKI Jatim Gelar Coffee dan Tobacco Fest, Dorong Jember Jadi Episentrum Industri

Jember,Jawa Timur ,Trenzindonesia.com - MAKI Koordinator Wilayah Jawa Timur kembali menggelar Speciality Coffee, Tobacco...

Pra Harlah Media Pondok Lampung Bangkitkan Generasi Santri Kreatif di Era Digital

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah derasnya arus media sosial dan tren viral yang silih...

Pekan ke-75 Program Jumat Berkah Wartawan Hadir di Tambun, Warga Sambut Antusias

Bekasi , Trenzindonesi.com – Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menebar kepedulian sosial...

Di Balik 22,9 Juta UMKM, Pendampingan PNM Jadi Kunci Ibu-Ibu Prasejahtera Naik Kelas

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di banyak sudut Indonesia, dari desa terpencil hingga kawasan padat penduduk...

More like this

MAKI Jatim Gelar Coffee dan Tobacco Fest, Dorong Jember Jadi Episentrum Industri

Jember,Jawa Timur ,Trenzindonesia.com - MAKI Koordinator Wilayah Jawa Timur kembali menggelar Speciality Coffee, Tobacco...

Pekan ke-75 Program Jumat Berkah Wartawan Hadir di Tambun, Warga Sambut Antusias

Bekasi , Trenzindonesi.com – Program Jumat Berkah Wartawan (PJBW) kembali menebar kepedulian sosial...

Di Balik 22,9 Juta UMKM, Pendampingan PNM Jadi Kunci Ibu-Ibu Prasejahtera Naik Kelas

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di banyak sudut Indonesia, dari desa terpencil hingga kawasan padat penduduk...