Trenz Indonesia
News & Entertainment

Terkait Kasus Penggelapan Uang 1 Milyar, Jaksa Sebut Erna Suparto Bisa Dituntut Pidana 4 Tahun

68

Jakarta, Trenz News I  Kesabaran Nigiyati Tan terus diuji oleh sahabatnya Erna Suparto yang berjanji akan mencicil utangnya sebesar Rp. 1 Milyar Rupiah.

Setelah gugatan perdata dari Erna (Terdakwa) ditolak oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Kini kasus tersebut Kembali disidangkan secara pidana di Pengadilan Negeri, Jakarta Utara, pada Selasa (2/2) siang.

Lina Hendraswari, Jaksa

Sidang yang beragendakan tuntutan seraya mendengarkan keterangan saksi ahli dari pihak terdakwa terpaksa ditunda hingga pekan depan pada (9/2), lantaran saksi ahli berhalangan hadir.

“pihak terdakwa tidak dapat memberikan bukti slip transferan yang asli, hanya lampirannya saja. Makanya saya mau masukan dalam tuntutan. Mereka muter muter ngomongnya. Jadi ya memang terbukti secara sah dan meyakinkan telah melakukan tindak kejahatan penggelapan dan penipuan dengan ancaman pidana empat tahun karena kena pasal 372 dan 378,” sebut Lina Hendraswari, Jaksa fungsional.

Seperti diketahui perselisihan piutang tersebut bermula ketika Nigiyati Tan dan Erna Suparto yang sebelumnya berteman, keduanya bersepakat untuk berbisnis. Adalah Erna Suparto yang menginisiasi supaya Nigiyati Tan berinvestasi sebesar 1 Milyar di pusat perdagangan (grosir) Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Erna Suparto

Kesepakatan pun terjadi hingga membuat Nigiyati bersedia menanamkan modalnya sebesar 1 Milyar pada Mei 2018, yang diberikan kepada Erna Suparto dengan beberapa kali transfer. Uamg pun sudah diterima sebesar 1 Milyar, Erna Suparto juga berjanji akan memberikan sejumlah keuntungan pada NIgiyati Tan dari hasil keuntungan usahanya tersebut.

Ditempat yang sama Nigiyati Tan selaku korban mengaku sudah merasa Lelah mengikuti persidangan yang telah berjalan selama satu tahun belakangan ini.

“jujur saya Lelah sekali ya mengikuti persidangan selama setahun ini sejak 2019. Tapi demi mendapatkan keadilan ya mau bagaimana lagi harus dijalani,” ujarnya.

Nigiyati Tan

Masih menurut Nigiyati , Sejak awal Erna memang sudah tidak mempunyai itikad baik untuk membayar hutangnya. Malah sepengetaahuannya, kalaupun Erna punya uang, Erna lebih senang gunakan uangnya untuk menuntut balik Nigiyati secara perdata.

Beruntung gugatan Erna secara perdata terhadap Nigiyati di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sudah ditolak.

Saya cuma ingin kasus ini cepat selesai. Adil dimata hukum dan dimata Tuhan. Kalau berharap uang saya Kembali, rasanya itu nggak mungkin,” sambungnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.