Trenz Indonesia
News & Entertainment

Tim JKW-PWI Menjelajah 17.000Km. Atal S, Depari: Turing Motor Dibarengi Pendakian 7 Summit Indonesia

442

Jakarta, Trenz News I Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S Depari mengatakan ‘Tim Jelajah Kebangsaan Wartawan (JKW) – Persatuan Wartawan Indonesia” (Tim JKW-PWI) akan melakukan turing menjelajah 17.000 KM bersama Yanni Krishnayanni. Wanita yang berprofesi wartawati ini mengawali turingnya berangkat dari Jakarta, pada hari Selasa, 17 Agustus 2021 menuju Sabang hingga Merauke serta melakukan pendakian 7 gunung tertinggi (7 Summit Indonesia) dan mengibarkan bendera merah putih di puncaknya.

“Tim JKW-PWI akan menghabiskan waktu perjalanan selama 4 bulan ini, dan diharapkan kembali masuk Jakarta, 22 Desember pas hari Ibu dengan menggunakan sepeda motor,” ungkap Atal S Depari, Pembina dan penanggung jawab Tim JKW-PWI, saat melakukan audiensi dengan jajaran Kemenhub, Selasa (8/6) siang lalu.

Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana JKW-PWI, Dar Edi Yoga mengatakan, Tim JkW-PWI berangkat dari Jakarta menuju Sumatera melalui Lampung, Palembang, Babel, Bengkulu, dan Jambi untuk melakukan pendakian pertama pada Gunung Kerinci (3.805mdpl).

“Setelah itu Tim menuju Sumatera Barat dilanjutkan ke Riau, Medan hingga Provinsi Aceh tepatnya titik nol Pulau We dan kembali menyusuri Sumatera hingga Kepri,” jelas Dar Edi Yoga.

Usai dari Kepri, dijelaskan Dar Edi Yoga, tim menyebrang ke Pulau Kalimantan untuk menyusuri seluruh Kalimantan dan melakukan pendakian keduanya, gunung tertinggi di Kalimantan, yakni Gunung Bukit Raya (2.278mdpl).

Yanni Krishnayanni

“Setelah itu tim melanjutkan perjalanan ke Pulau Sulawesi dan melanjutkan pendakian Gunung Latimojong (3.443mdpl), dan berlanjut ke Maluku dan melakukan pendakian di Gunung Binaiya (3.027mdpl), setelah itu menyebrang ke Papua dan mendaki Gunung Cartenz Pyramid (4.884mdpl)  yang merupakan gunung tertinggi untuk lempeng Asia, lalu melanjutkan perjalanan bermotor menuju NTT, NTB hingga Bali, dan ke Jawa, diperkirakan berakhir pada hari Rabu, 22 Desember 2021 di Jakarta,” papar Dar Edi Yoga.

Dar Edi Yoga juga menjelaskan bahwa seluruh perjalanan Tim JKW-PWI, nantinya akan diliput oleh sejumlah wartawan yang mendampingi perjalanan Yanni Krishnayanni. sementara kedua gunung lainnya, yakni: Gunung Rinjani (3.726mdpl), Gunung Semeru (3.676mdpl).

“Perjalanan tersebut akan dibukukan, dan kami tengah menyiapkan tim penyusun buku perjalanan Tim JKW-PWI ini,” tutur Dar Edi Yoga.

Dalam audiensi tersebut, Kabiro Komunikasi & Informasi Publik Kemenhub, Ir. Junaidi MM mempertanyakan apakah selama perjalanan ada satu perjalanan yang nantinya menggunakan angkutan umum.

Menjawab pertanyaan tersebut, Atal S Depari mengatakan, ada dan mengharapkan diagendakan rapat koordinasi teknis dengan teman di Kemenhub untuk men-setting perjalanan Yani, panggilan akrab Yanni Krishnayanni agar terkoneksi dengan agenda Kemenhub bisa dilihat map karena tidak semua Tim JKW-PWI mengendarai motor.

“Untuk menyebrang ke pulau lain, tentu ada naik kapal laut, sebut saja dari Babel, Kepri, Kalimantan, Sulawesi dan ke pulau lainnya,” kata Atal S Depari.

Dalam perjalanan Tim JKW-PWI tersebut, nantinya juga mengunjungi tempat-tempat wisata dan memantau perkembangan pembangunan yang sudah ada, seperti yang diutarakan peserta audiensi, Direktur Pemberitaan Kantor Berita Antara, Drs. H. Akhmad Munir yang memberi masukan agar tim JKW-PWI bisa mampir dan melintasi pekerjaan Kemenhub seperti yang ada di Banda Aceh.

“Bisa melihat sebuah proyek strategis Kemenhub yang jadi ikonik di daerah dan kabarkan tentang kabar baik kepada masyarakat bangsa ini bahwa fasilitas, mode transportasi sudah terkoneksi.

“Beritakan itu dengan menarik, syukur-syukur dibuat seremonial soal kearifan lokal. Ini bisa menjadi berita yang bagus. Sebut saja ada lima destinasi pariwisata yang diinformasikan ke masyarakat,” katanya.

Munir berharap pihak Kemenhub bisa menunjang kegiatan tim JKW-PWI karena ini merupakan momentum yang bagus untuk mem-blow up program Kemenhub.

Acara audiensi Tim JKW-PWI bersama Kemenhub dengan jargon #GaspolSalam SatuAspal, digelar secara daring ini juga diikuti oleh Tenaga Ahli Komunikasi Kemenhub, Ahmad Thonthowi Djauhari dan staf Kemenhub lainnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.