Trenz Indonesia
News & Entertainment

Yayasan Peduli Anak Sambangi 8 Kota Dengan Menggelar Safari Ramadhan Kareem 2021

331

Jakarta, Trenz Edutainment I Erna Santoso bersama tim Yayasan Peduli Anak (Pena) Indonesia terus menebar kebajikan sepanjang tahun. Ketika banyak lembaga sosial tiarap lantaran wabah pandemi Covid-19, Yapena terus bergerak untuk kesejahteraan dan kebahagiaan anak-anak Indonesia yang kurang beruntung dan di bulan Ramadhan 1442 H,  Yayasan PENA kembali menggelar giat santunan untuk 1000 anak yatim, disablitas dan dhuafa serta kurang mampu. Hal tersebut, dilakoninya hari Kamis, 29 April 2021, Yayasan Pena menyambangi Perkumpulan Penyandang Disabilitas di bilangan Pancoran Emas, Depok, Jawa Barat.

Erna Santoso bersama tim Yayasan Pena menyambangi Yayasan Al Furqaan Cikeas, Gunung Putri, Bogor.

“Syukur alhamdulillah, Yayasan Pena di bulan suci Ramadhan bisa berbagi santunan di 8 Kota dengan jumlah 1000 anak-anak yatim, disabilitas dan dhuafa yang kami santuni,” kata Erna Santoso Ketua Yayasan Peduli Anak di Yayasan Al Furqaan  Cikeas, Gunung Putri, Depok, Jawa Barat, Kamis (29/4) sore.

Erna Santoso menambahkan, acara Safari Ramadan Kareem 1442 H dibuka dengan menyantuni anak-anak penyandang disabilitas di Pancoran Mas Depok,  berlanjut di Yayasan Al Furqaan di Kel. Sentul Cikeas, Gunung Putri, Bogor, Jawa barat.

“Setelah ini kami akan langsung bergerak ke Bogor, Cibadak, Sukabumi, Serang, Pandeglang dan Bandung,” tegas Erna Santoso.

Ustad Al Fajri sebagai pengasuh dan sekretaris Yayasan Al Furqqnon mengakui, bersyukur atas kehadiran tim Yayasan Pena untuk memberikan santunan kepada 100 anda yatim binaan.

“Kami atas nama anak-anak binaaan Yayasan Al Furqaan mengucapkan terima kasih kepada Ibu Erna Santoso bersama Yayasan Pena yang selalu menyantuni anak-anak binaan kami yang sudah berlangsung puluhan tahun,” ungkap Ustad Al Fajri.

Usai menebar kebajikan di Depok, Yapena pun langsung bergerak ke kota Sukabumi. [Foto-foto: Sutrisno Buyil/FORWAN].

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.