Trenz Indonesia
News & Entertainment

Sebanyak 465 Unit Kendaraan Telah Menikmati ‘Program Peduli Banjir’ Gelaran Daihatsu Indonesia

Jakarta, Trenz Otomotif I Membuka tahun 2020, banjir merendam dan melumpuhkan Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya, sehingga menimbulkan permasalahan tersendiri bagi pemilik kendaraan khususnya roda empat.

Tidak sedikit kendaraan yang mengalami kerusakan sebagian bahkan hingga menyebabkan kerusakan yang menyeluruh pada bagian vital kendaraan.

Mobil yang terendam banjir saat dikendarai ataupun saat sedang diparkir dapat menyebabkan kerusakan pada mesin hingga bagian interior kendaraan secara keseluruhan.

Sebagai bentuk kepeduliannya, PT. Astra Daihatsu Motor (ADM) yang merupakan produsen kendaraan roda empat yang memproduksi dan memasarkan berbagai varian bermerek Daihatsu ini telah meluncurkan “Program Peduli Banjir” demi untuk meringankan beban para konsumennya.

Melalui “Program Peduli Banjir” ini, PT. ADM telah menerima lebih kurang 465 unit kendaraan yang terendam air akibat banjir di seluruh wilayah Jabodetabek.

Dari jumlah keseluruhan kendaraan yang masuk Daihatsu Xenia memiliki jumlah yang paling banyak disusul oleh Ayla dan Sigra.

“Menurut data terakhir yang kami terima, per 8 Januari 2020, unit yang paling banyak itu, yang pertama adalah Xenia, kemudian Ayla, dan ketiga Sigra,”  ujar Hendrayadi Lastiyoso, Marketing & Customer Relation Division Head PT. Astra International Daihatsu Sales Operation, Kamis (9/1/2020).

Dalam program ini, PT.  ADM menyediakan diskon service sebesar 15 – 20 persen. Meliputi jasa, penggantian spare part hingga pada pembersihan kabin interior atau salon mobil.

Hendrayadi menambahkan, Kalo hanya untuk pengecekan kondisi mobil saja kami akan berikan secara gratis kepada konsumen Daihatsu.

Selanjutnya ia jelaskan, bahwa level kerusakan akibat terendamnya mobil saat terkena banjir itu sangat beragam. Menurutnya, ada yang hanya terendam sampai dibatas ban saja, ada juga yang sampai masuk ke dalam kabin interior tetapi tidak sampai naik ke kursi (hanya mencapai kolong kursi), dan yang terparah adalah yang terendam full hingga satu body tergenang banjir.

“Dari 465 unit kendaraan itu, 37 persen diantaranya hanya pada level ringan, 42 persen mencapai level sedang, dan 21 persen lainnya pada level yang paling parah. Sekarang semuanya sudah masuk di bengkel kami di seluruh Jabodetabek,” kilahnya kepada Trenzindonesia.com, Jumat (10/1/2020).

Program Daihatsu Peduli Banjir ini berlaku mulai 2 Januari sampai dengan 29 Februari 2020 di seluruh jaringan bengkel Daihatsu di wilayah Jabodetabek. Sesuai namanya, melalui program khusus ini pelanggan bisa mendapatkan layanan pemeriksaan kendaraan yang terdampak banjir secara gratis.

“Program inii memang hanya berlaku untuk wilayah Jabodetabek saja, karena memang area inilah yang mengalami kondisi banjir paling parah.” pungkas Hendrayadi.

Diskon yang diberikan lewat Program Peduli Banjir ini adalah 15 persen untuk layanan jasa, spare part, dan oli, sementara untuk diskon 20 persen diberikan khusus untuk pembersihan kabin mobil dan layanan salon mobil.

ADM juga memberikan fasilitas lain untuk Sahabat Daihatsu ini, yaitu bagi pelanggan yang tidak bisa datang langsung ke bengkel resmi dikarenakan mesin kendaraan sudah tidak bisa dihidupkan lagi dan membutuhkan kendaraan evakuasi, Daihatsu juga menyediakan layanan panggilan darurat 24 jam untuk mekanik dan bantuan derek dengan cara menghubungi bengkel resmi Daihatsu terdekat.

Selain itu dapat juga menghubungi layanan panggilan darurat melalui call center Astra World 1500898. Dan, khusus bagi pemegang polis Asuransi Astra, dapat menghubungi layanan call center 1500112.

Sebagai informasi, bila ingin mengevakuasi kendaraannya, harap dipastikan tentang jenis transmisi pada mobil yang akan diangkut, gunanya untuk meminimalisir kerusakan. Ini disebabkan karena mobil yang bertransmisi manual dan automatic memiliki treatment yang berbeda dalam penanganannya.

Untuk transmisi kendaraan manual bisa dijemput dengan cara ditarik atau dibawa dengan menggunakan towing rantai katrol. Sedangkan, untuk kendaraan bertransmisi automatic, mobil harus dinaikkan keatas mobil towing atau biasa dikenal dengan “digendong” untuk menghindari kerusakan yang lebih parah karena tidak adanya proses pelumasan diruang mesin. [Sonny Wibz I Foto-foto: Sonny Wibz & Dok. PT. ADM]

Leave A Reply

Your email address will not be published.