HomeNewsAlat Pengukur Polusi Udara Terpajang Berkepanjangan

Alat Pengukur Polusi Udara Terpajang Berkepanjangan

Published on

Bogor, Trenzindonesia | Masalah polusi udara, terutama yang dihasilkan oleh angkutan umum seperti angkot, telah menjadi momok yang menghantui masyarakat kita.

Setiap kali kita bernapas, kita tak bisa menghindari menghirup kepulan asap tersebut. Dan bukan rahasia lagi bahwa kasus polusi ini telah menjadi pembahasan serius, baik di kalangan pejabat pemerintahan maupun rakyat biasa, karena kualitas udara yang kita hirup secara langsung mempengaruhi kesehatan kita.

Dalam rangka mengatasi masalah ini, tim Trenzindonesia mencoba untuk menyikapi keberadaan Alat Pengukur Polusi Udara yang dulu terpajang megah di salah satu kantor badan pemerintahan. Sayangnya, kini alat itu sudah tertutupi oleh dedaunan dan jelas tidak lagi berfungsi dengan baik, seperti besi tua yang siap untuk dijual sebagai barang rongsokan.

Menurut informasi dari warga sekitar, alat tersebut pertama kali diperkenalkan sekitar tahun 2010 pada masa kepemimpinan Walikota Diani Budiarto. Awalnya, alat ini diujicobakan pada angkot nomor 32 dengan harapan dapat mengurangi emisi gas buang dari knalpot kendaraannya. Namun, pengujian tersebut jelas memerlukan anggaran yang tidak sedikit.

Ketika tim Trenzindonesia mencoba untuk menyampaikan hal ini kepada pimpinan kantor badan tersebut, mereka mendapat respons bahwa pimpinan sedang sibuk. Ini menunjukkan bahwa penanganan masalah lingkungan hidup, terutama terkait dengan polusi udara, masih belum menjadi prioritas yang cukup tinggi.

Sebagai warga kota ini, kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga lingkungan hidup kita. Ini adalah pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah kota, terutama bagi Pj Walikota saat ini, untuk mengatasi masalah ini dengan serius.

Kita perlu tindakan nyata dan komitmen yang kuat dari semua pihak agar kita dapat memiliki udara yang lebih bersih dan sehat untuk bernapas. (IGON)

Latest articles

Sambut Momen HUT ke-499 DKI, Ketum FBJ Budi Siswanto Ajak Masyarakat Berperan Aktif Dorong Jakarta Menuju Kota Global

JAKARTA - Guna menyambut momentum perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 DKI, Ketua Umum...

Indra Adhari di Konsep One Month One Song Rilis Ibuku Pahlawanku yang Viral di TikTok Malaysia

Penyanyi dan pencipta lagu Indra Adhari yang tengah menjalani konsep One Month One Song...

Golden Memories 50 Tahun Kelulusan SMPN 45 Jakarta Angkatan 79

Suasana haru, hangat, dan penuh kenangan mewarnai perhelatan “Golden Memories – 50 Tahun Kelulusan...

Rayhan Cornelis Lepas Rindu Indonesia di Belanda, Temani Sang Ibu dalam Malam Amal untuk Korban Banjir Sumatra

Belanda, Trenzindonesia.com | Suasana hangat khas Indonesia terasa begitu kental dalam gelaran malam amal...

More like this

Menjaga Marwah Pesantren, Gus Yahya dan Nyai Alissa Perkuat Gerakan Nasional Pesantrenku Aman di Lampung

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap pentingnya perlindungan anak dan lingkungan...

Aylawati Sarwono Raih Juara Asian Tango Championship 2026 di Tokyo, Bukti Kiprah Indonesia di Panggung Seni Dunia

TOKYO, Jepang , Trenzindonesia.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Indonesia di tingkat internasional. Penari...

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...