Artis Sahrul Gunawan menyatakan kini memusatkan perhatian pada pendidikan dan masa depan anak-anaknya. Ia menilai kariernya sendiri sudah cukup stabil, sehingga perhatiannya bisa lebih besar diarahkan ke buah hati. Hal itu disampaikannya saat ditemui di Studio Trans TV, Mampang, Jakarta Selatan, kemarin.
“Semakin berikhtiar dan semangat terus ke depannya karena anak-anak sudah makin gede, pendidikannya juga makin harus dipikirin. Aku sekarang fokus ke karier anak, karena kalau karier aku sudah amanlah ya. Tapi kalau karier anak harus diperhatiin,” kata Sahrul kepada detikcom.
Peran Dine Mutiara
Sahrul menyebut istrinya, Dine Mutiara, banyak membantunya menyiapkan masa depan anak-anak. Dine dinilai selalu mendampingi dan membimbing mereka, termasuk memantau perkembangan pendidikan serta hasil akademik di sekolah. Ia pun mengapresiasi peran tersebut dan berupaya ikut mendukung serta menguatkan sang istri.
Sahrul sempat berharap anak-anaknya tetap bersekolah di Jakarta agar lebih mudah dipantau keluarga. Namun, ia menyadari pilihan pendidikan anak tetap harus didukung sesuai cita-cita mereka.
“Sempat sharing hasil rapornya anak, dan berharap anak sekolah di Jakarta saja. Aku bersyukur karena istri aku tuh luar biasa memproteksi dan mendampingi serta mentoring terus. Jadi, aku coba mendukung dan memperkuat istri aku,” tuturnya.
Rencana Kuliah Zema dan Ezar
Keinginan agar anak menempuh pendidikan di dalam negeri harus menyesuaikan dengan rencana sang anak yang ingin kuliah di luar negeri. Salah satu anaknya bahkan sudah menetapkan tujuan menempuh pendidikan tinggi di Singapura, tepatnya di Technological University.
“Anak pengin kuliah di Singapura, ngambil di Technological University, karena itu keinginan dia dan dia sudah punya goal setting-nya,” ungkap Sahrul.
Menurut Sahrul, penjelasan anaknya soal tujuan dan alasan memilih kuliah di luar negeri membuatnya semakin memahami keputusan tersebut. Ia tidak ingin membatasi cita-cita anak-anaknya selama perencanaannya jelas.
“Karena anakku jelasin goal dan alasannya dia pengin kuliah di luar negeri, jadi aku enggak ada alasan lagi buat melarang-larang. Jadi, tinggal kita orang tua dan keluarga support saja, dan rencananya tahun depan,” jelasnya.
Sahrul lalu membeberkan rencana pendidikan kedua anaknya. Zema, anak pertama, direncanakan melanjutkan kuliah ke Singapura pada tahun depan. Adapun Ezar, anak kedua, akan mengikuti program International Undergraduate Program (IUP) dengan skema dua tahun di Indonesia dan dua tahun di Australia. Menurut Sahrul, keberadaan keluarga dari kakeknya di sana membuatnya lebih tenang.
“Kalau Zema (anak pertama) ke Singapura tahun depan, kalau Ezar (anak kedua) dia program IUP, jadi dua tahun di Indonesia, dua tahun di Australia. Karena ada keluarga dari kakeknya di sana, jadi makin tenanglah,” pungkasnya.
