Aktris Sherina Munaf menyoroti maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) yang menimpa pekerja di Indonesia belakangan ini. Ia menilai gelombang pemangkasan tenaga kerja di berbagai sektor sebagai situasi pelik yang membawa duka bagi banyak orang.
Banyak pekerja berpendidikan tinggi ikut terdampak
Saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa (27/10/2026), Sherina menyatakan tidak ada pihak yang bahagia melihat kondisi tersebut. “Kayaknya gak ada yang bahagia ya melihat itu,” kata Sherina kepada detikcom.
Ia menyoroti kenyataan bahwa banyak orang berpendidikan tinggi dan memiliki rekam jejak mumpuni tetap tidak luput dari dampak pemangkasan tenaga kerja. Kondisi ketidakpastian ekonomi saat ini, menurutnya, menjadi pukulan berat bagi angkatan kerja produktif.
“Pastinya itu adalah sesuatu yang sangat memprihatinkan bahwa banyak sekali dari masyarakat yang brilian yang memiliki ijazah yang bagus, tetapi dengan terjadinya hal seperti ini dikarenakan banyak faktor ya itu adalah sesuatu yang sangat memprihatinkan,” tuturnya.
Ajakan membuka diskusi dan simpati untuk korban PHK
Menghadapi situasi yang penuh tekanan itu, Sherina menekankan pentingnya kepedulian bersama. Menurutnya, kesadaran untuk terus bersuara dapat mendorong lahirnya iklim ketenagakerjaan yang lebih berpihak kepada pekerja.
“Hopefully dengan kita terus bersuara, kita terus merespons dan kita terus membuka diskusi ini, hopefully bisa ada sesuatu yang mengubah semuanya jadi lebih baik,” ujar Sherina.
Pada kesempatan yang sama, ia juga menyampaikan rasa duka mendalam kepada siapa pun yang saat ini sedang berjuang melewati masa sulit akibat kehilangan mata pencaharian.
“Tapi kalau dari saya pribadi, I’m so sorry kalau ada teman-teman di sini yang juga memiliki keresahan itu dan bahkan sudah mengalami layoff,” ucapnya.
Sherina mengaku tidak berada dalam posisi yang sama secara langsung dengan para korban PHK. Meski begitu, ia menegaskan dukungannya agar para pekerja yang terdampak tetap diberikan kekuatan untuk bangkit kembali.
“Semoga di depannya bisa apa ya, saya juga enggak tahu harus bicara apa karena saya tidak di posisi itu, tetapi saya merasakan dan saya ingin extend my rasa simpati saya,” pungkasnya.
