HomeTopikBaparekraf

Baparekraf

Kemenparekraf Luncurkan Program Baparekraf Scale-Up Champions 2024

Iman Santoso, Direktur Aplikasi, Permainan, TV, dan Radio Kemenparekraf/Baparekraf mengumumkan 10 startup yang terpilih yakni Feedloop, SMEs Pack, Momofin, Botika, Duluin, Manuport, FisioHome, Arkopay, Pajak IO, dan Digitiket. Proses penjurian turut didukung oleh Aksara Ventures, Indogen Capital, SPIL Ventures, Living Lab Ventures, dan Spiral Ventures.

Kemenparekraf All Out Dorong Penguatan Desa Wisata Berkelanjutan dan Berdaya Saing

Penilaian ADWI 2021 didasarkan atas empat pilar utama, yaitu pengelolaan atau manajemen, sosial budaya, ekonomi, dan pelestarian lingkungan yang terdiri atas tujuh kategori penilaian. Yakni kategori homestay, toilet, suvenir, desa digital, CHSE (Cleanliness, Health, Safety and Environment Sustainability), konten kreatif, serta daya tarik wisata.
spot_img

Menparekraf All Out Dukung 3 Juta Vaksinasi

Menparekraf Sandiaga juga memaparkan, Kemenparekraf/Baparekraf terus mendorong percepatan program vaksinasi dalam upaya pemulihan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia.

Mal Diharapkan Menjadi Sarana Pemasaran Produk Ekonomi Kreatif

Sandiaga menyebutkan, di masa pandemi COVID-19, mal juga dituntut untuk bertransformasi dengan konsep tempat yang lebih terbuka serta menerapkan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) yang ketat dan disiplin

Menparekraf Tekankan Pentingnya Digitalisasi bagi Pelaku Kuliner

Sandiaga juga mengingatkan para pelaku kuliner untuk selalu menerapkan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental sustainability) dalam kegiatan sehari-hari.

Keutuhan dan Kelestarian Candi Borobudur Jadi Fokus Pengembangan DSP Borobudur

Kemenparekraf/Baparekraf akan menyiapkan atraksi-atraksi, termasuk calendar of events sesuai dengan kebijakan yang akan memperhatikan keutuhan dan kelestarian Candi Borobudur yang akan  memperkuat nilai budaya dan historis dari Candi Borobudur.

Menparekraf Tekankan Pentingnya Digitalisasi Pelaku Ekraf di Desa Wisata

Sandiaga mengatakan, Desa Batu Layang memiliki koneksi internet yang cukup baik. Sehingga, perlu ada pengenalan dan pendampingan mengenai e-commerce bagi para pelaku ekonomi kreatif di desa yang baru saja memperoleh sertifikat "Desa Wisata Berkelanjutan" dari Kemenparekraf/Baparekraf pada 1 Maret 2021.

Kemenparekraf Kembali Gelar “Modest Fashion Funders Fund 2021”

Program ini akan memilih 20 brand modest fashion terbaik untuk mengikuti creative workshop dengan mentor dari dalam dan luar negeri, serta berkesempatan mendapatkan pembiayaan/permodalan melalui pitching kepada lembaga pendanaan dan investor.

Menparekraf Dorong Masyarakat Bangga Produk Lokal Melalui #BeliKreatifDanauToba

Program ini juga bertujuan untuk mempromosikan Danau Toba sebagai salah satu Destinasi Pariwisata Super Prioritas yang harus dikawal perkembangannya sesuai arahan Presiden Joko Widodo.

Menparekraf bertemu Menko Perekonomian Bahas Program Kebangkitan Parekraf

Beberapa program yang menjadi fokus pembicaraan adalah rencana untuk melanjutkan dan memperluas dana hibah pariwisata.

Kemenparekraf Tingkatkan Peran Media dalam Penyampaian Informasi Terhadap Publik

Desakan teknologi digital memberikan dorongan perubahan pada konsep ruang berita yang lebih tech savvy dan inklusif. Sementara new normal akibat pandemi COVID-19 memaksa terjadinya disrupsi jurnalistik lebih cepa

Menparekraf Ajak Pelaku Wisata dan Pertunjukan Musik Sinergi Bangkitkan Parekraf

Wishnutama mengungkapkan acara ini diharapkan dapat membentuk jaringan diskusi antar sesama promotor musik untuk memperkuat jaringan dan bertahan di masa pandemi COVID-19 yang memberikan dampak yang sangat besar di sektor pertunjukan.

Sebanyak 18 UKM Raih Penghargaan di Ajang Festival Kreatif Lokal 2020

Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli, menjelaskan penghargaan Kreatif Lokal Award 2020 diberikan kepada para pemenang bertepatan dengan puncak perayaan HUT ke-30 Adira Finance pada Jumat, 13 November 2020.

Kemenparekraf Gelar “The Friends of Creative Economy 2020” Jelang Tahun Internasional Ekonomi Kreatif Dunia 2021

Direktur Jenderal Kerja Sama Multilateral, Febrian Ruddyard, mengidentifikasi empat parameter utama bagi pelaksanaan tahun internasional, yaitu inclusive, innovative, meaningful and impactful.

Latest articles

BHC Training Center & Master Trainer MUA Indonesia Kembali Buka Workshop Guru MUA, Gandeng MUA Berpengalaman Olis Herawati

Setelah sukses menggelar workshop calon guru make up pada 10-11 April 2026, BHC Training...

Ati Ganda Siap Bongkar Rahasia 40 Tahun Berkarya di NGOBRAS 2026, Diskusi Kartini Kreatif yang Wajib Ditunggu!

Jakarta, Trenzindonesia.com | Sosok koreografer senior Ati Ganda dipastikan menjadi salah satu magnet utama...

Gorontalo Siap Sambut 30 Ribu Peserta PENAS XVII 2026, Infrastruktur dan Homestay Hampir Rampung

Gorontalo – Provinsi Gorontalo kian mantap menyambut pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII...

Perjuangan Anak Pemulung Tak Lagi Sunyi: Yayasan Humaniora Sekolahkan Puluhan Anak, Harapan Baru di Tengah Keterbatasan

Bekasi, Trenzindonesia.com | Di tengah kerasnya kehidupan urban, secercah harapan muncul bagi anak-anak...