Film Saranjana menurut Mas Jo bergenre science fiction, “Namun bisa disebut juga sebagai film horror, karena ada banyak unsur mistis dan petualangan. Hal-hal mistis diangkat dari cerita rakyat Kalimantan.
Direktur Penjurian FFWI, Tertiani ZB Simanjuntak, menyatakan, "Hal ini menjadikan FFWI sebagai festival film pertama yang khusus menggelar kompetisi bagi film-film laga