Ketua TKN itu menegaskan bahwa sebagai negara ke-3 demokrasi terbesar, Indonesia menjadi contoh penyelenggaraan pemilu. Ini bisa dilihat dari tingginya partisipasi pemilih hingga 81% demikian pula apresiasi dari pemimpin negara dan banyaknya pengamat pemilu dari luar negeri.
Kepala Negara kemudian menyampaikan bahwa dirinya setuju dengan pernyataan Paguyuban Pedagang Mie dan Bakso (PAPMISO) yang ingin menjadikan bakso sebagai kuliner khas Indonesia. Menurut Presiden, bakso bisa ditemui setiap hari di setiap gang dan komplek perumahan.
Setelah melihat proses di lapangan, Presiden merasa yakin bahwa target tahunan sertifikasi tanah bisa terlampaui. Apalagi proses pengukuran tanah kini bisa lebih cepat karena tidak menggunakan theodolite lagi.
UMi sendiri merupakan program pembiayaan yang ditujukan bagi para pelaku usaha ultramikro ataupun lapisan terbawah yang belum dapat terfasilitasi oleh perbankan melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR). UMi memberikan fasilitas pembiayaan maksimal Rp10 juta per nasabah dan disalurkan oleh Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB).
Turut menyertai Presiden Jokowi dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Sulawesi Tenggara, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Pertanian Amran Sulaiman, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Sekretaris Militer Presiden Marsda TNI Trisno Hendradi, Staf Khusus Presiden Adita Irawati, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.
Kepada ribuan penerima KIP tersebut, Presiden Jokowi berpesan agar dana bantuan pendidikan yang ada di dalam kartu tersebut digunakan sesuai dengan peruntukannya.
Dari sejumlah masukan yang ada, pemerintah menyadari bahwa ekonomi umat memiliki potensi yang besar bila dibangun dan bermula dari lingkungan pondok pesantren itu sendiri. Bank Wakaf Mikro telah dibangun dan terus berjalan di 44 pondok pesantren untuk mewujudkan hal itu. Ke depannya, akan lebih banyak lagi pondok pesantren yang dihampiri oleh program keumatan ini.
Hadir dengan anggota lengkap dan didampingi oleh jajaran pelatih yang dipimpin Indra Sjafri serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, tim nasional U-22 meminta dukungan Presiden bagi tim nasional yang sudah harus bersiap untuk mengikuti kompetisi lainnya.
Presiden Jokowi menyampaikan, dirinya dan tentunya rakyat Indonesia berharap agar prestasi tersebut mampu diulang kembali pada kejuaraan berikutnya yang akan digelar dalam waktu dekat.