Turut menyertai Presiden Jokowi dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Palembang, Provinsi Sumatra Selatan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono, Koordinator Staf Khusus Presiden Teten Masduki, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.
Presiden Jokowi dan Ibu Iriana bersama rombongan tiba di Plaza Bandar Jaya pada pukul 10.00 WIB. Keduanya tampak kompak mengenakan kemeja putih lengan panjang.
Kepada ribuan penerima KIP tersebut, Presiden Jokowi berpesan agar dana bantuan pendidikan yang ada di dalam kartu tersebut digunakan sesuai dengan peruntukannya.
Dari sejumlah masukan yang ada, pemerintah menyadari bahwa ekonomi umat memiliki potensi yang besar bila dibangun dan bermula dari lingkungan pondok pesantren itu sendiri. Bank Wakaf Mikro telah dibangun dan terus berjalan di 44 pondok pesantren untuk mewujudkan hal itu. Ke depannya, akan lebih banyak lagi pondok pesantren yang dihampiri oleh program keumatan ini.
Hadir dengan anggota lengkap dan didampingi oleh jajaran pelatih yang dipimpin Indra Sjafri serta Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, tim nasional U-22 meminta dukungan Presiden bagi tim nasional yang sudah harus bersiap untuk mengikuti kompetisi lainnya.
Presiden Jokowi menyampaikan, dirinya dan tentunya rakyat Indonesia berharap agar prestasi tersebut mampu diulang kembali pada kejuaraan berikutnya yang akan digelar dalam waktu dekat.
Presiden Jokowi menjelaskan, pemerintah saat ini memiliki banyak sekali program-program kerakyatan dan umat. Pihaknya menginginkan agar ekonomi rakyat dan umat mampu berkembang lebih jauh. Ia meminta kepada para pelaku UMKM untuk benar-benar memanfaatkan sejumlah program tersebut.
Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pemerintah telah mempersiapkan strategi besar dalam rangka peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Menurutnya, seluruh pihak harus optimistis bahwa bangsa kita memiliki kemampuan untuk bersaing dengan negara-negara lain di tengah perubahan global.
Kepala Negara juga menyebut bahwa NU selalu berupaya untuk mempertahankan dasar negara Pancasila dari pihak-pihak yang ingin mempertentangkan Pancasila dengan Islam.