Konser bertabur bintang tersebut dipersembahkan oleh Persatuan Artis Penyanyi, Pencipta Lagu, dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI) bekerja sama dengan Lembaga Penyiaran Publik (LPP) Radio Republik Indonesia (RRI), serta didukung oleh Kemendikbud RI dan PERTAMINA
Sandiaga menyebutkan, di masa pandemi COVID-19, mal juga dituntut untuk bertransformasi dengan konsep tempat yang lebih terbuka serta menerapkan protokol kesehatan CHSE (Cleanliness, Health, Safety, and Environmental Sustainability) yang ketat dan disiplin
KKP memiliki pesisir dan ruang laut dari Sabang hingga Merauke yang bisa dimanfaatkan sebagai destinasi wisata bahari. Kemudian ada juga kapal-kapal tidak terpakai yang dapat dimanfaatkan menjadi restoran terapung sebagai destinasi wisata kuliner.
Webinar ini juga dihadiri oleh praktisi pariwisata, Sapta Nirwandar. Pria yang pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif periode 2011-2014 itu mengatakan akan ada pergeseran tren wisata di masa pascapandemi COVID-19.
Sandiaga juga menilai Kepulauan Riau, khususnya Bintan memiliki infrastruktur penunjang yang siap menampung kedatangan wisatawan nusantara maupun wisman. Berdasarkan informasi yang ia peroleh, ada 2.000 kamar hotel yang tengah dibangun di Bintan.
Direktur Utama Adira Finance, Hafid Hadeli, menjelaskan penghargaan Kreatif Lokal Award 2020 diberikan kepada para pemenang bertepatan dengan puncak perayaan HUT ke-30 Adira Finance pada Jumat, 13 November 2020.
Masih berkaitan dengan wisata domestik, Angela juga mengungkapkan rencana jangka menengah dan panjang Kemenparekraf/Baparekraf dalam peningkatan spending wisatawan nusantara.
Konser Nasyid dan Shalawat ini akan dimeriahkan ratusan artis, diantaranya Kelompok vokal religi Sabyan, Opick, Sulis, ,Elemen, Fadly Padi, Band Wali, dll
Jokowi juga menjelaskan bahwa konsep penentuan pasangan Capres dan Cawapres merupakan perpaduan Nasionalis – Relijius, dan target yang disasarnya adalah seluruh Rakyat Indonesia dari Sabang Sampai Merauke.