Trenz Indonesia
News & Entertainment

Majukan Industri Budaya dan Pariwisata, Pemkab Palicitan Butuh Dukangan Positif dari Masyarakat

46
Bupati Pacitan Drs. H. Indartato, MM, Pembina Paguyuban Warga Pacitan, Prof. Dr. Haryono Suyono, M.A. Ph.D, Kepala Badan Penghubung Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Drs. Dwi Suyanto, MM, Ketua Paguyuban Warga Pacitan, Dr. Sudibyo Ali Muso, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Pacitan, foto bersama di acara ‘Halalbihalal dan Ramah-tamah’ dengan warga Pacitan, yang berlangsung di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (16/06/2019).

Jakarta, Trenz Edutainment | Dukungan yang positif dari masyarakat sangat diperlukan dan penting untuk mendongkrak keberhasilan industri budaya dan pariwisata di Kabupatan Pacitan, Jawa Timur.

“Masyarakat menduduki posisi penting sebagai pihak yang ikut berperan, baik sebagai subyek maupun obyek,” ujar Bupati Pacitan, Drs. H. Indartato, MM di sela-sela acara ‘Halalbihalal dan Ramah-tamah’ dengan warga Pacitan, yang berlangsung di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (16/06/2019).
Momentum ‘Halalbihalal dan Ramah-tamah’ ini menjadi penanda dimulainya kembali acara Pergelaran Anugerah Duta Seni Budaya Jawa Timur, setelah selama kurang lebih satu bulan diliburkan dalam rangka menghormati bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri.

Acara ini juga dihadiri Menko Kesra Kabinet Reformasi Pembangunan, yang juga mantan Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional era Presiden Soeharto, Prof. Dr. Haryono Suyono, M.A. Ph.D, selaku Pembina Paguyuban Warga Pacitan.

Bupati Pacitan Drs. H. Indartato, MM, (kemeja batik merah) dan Kepala Badan Penghubung Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Drs. Dwi Suyanto, MM, bertukar cenderamata dan foto bersama di acara ‘Halalbihalal dan Ramah-tamah’ dengan warga Pacitan, yang berlangsung di Anjungan Jawa Timur, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Minggu (16/06/2019).

Dalam kesempatan itu juga hadir, Kepala Badan Penghubung Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Drs. Dwi Suyanto, MM, Kepala Sub Bidang (Kasubid) Pengelolaan Anjungan Badan Penghubung Daerah (Bapenda) Provinsi Jawa Timur, Samad Widodo, SS, MM, Ketua Paguyuban Warga Pacitan, Dr. Sudibyo Ali Muso, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kabupaten Pacitan, para warga dan pengurus Pawarta (Paguyuban Warga Jakarta) asal Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Bupati dua periode ini, mengharapkan tingkat perekonomian Pacitan dapat lebih baik, khususnya melalui pembangunan sektor pariwisata. Kekayaan alam dan estetika Pacitan, menurutnya luar biasa memikat. Pacitan dikenal dengan sebutan ‘Kota Pariwisata Pantai dan Kota Seribu Goa’. Meski ada potensi lainnya, seperti wisata sejarah, wisata pegunungan dan pemandian alam.

“Terima kasih kepada Anjungan Jawa Timur yang telah memfasilitasi teman-teman kami para seniman bisa tampil di sini sebagai upaya promosi potensi wilayah yang kami miliki. Kami ingin memanfaatkan potensi pariwisata seoptimal mungkin sekaligus melestarikan identitas budaya dan tradisi lokal, dengan dampak semaksimal mungkin memajukan dan meningkatkan tarap hidup masyarakat Pacitan,” ujar Indartato.

Pada kesempatan yang sama, sebagai orang asli Pacitan, Prof. Dr. Haryono Suyono, M.A. Ph.D, menyampaikan, perlu terus mendorong agar pembangunan di Kabupaten Pacitan dapat bergerak lebih cepat. “Jika ada yang sedang membicarakan pariwisata jangan lupa sebut Pacitan. Karena sekarang ini Pacitan lebih maju. Potensi pariwisatanya luar biasa. Mari kita ajak turis tinggal di Pacitan lebih dari satu hari,” sambut Haryono.

Duta seni Kabupaten Pacitan kali ini menampilkan tari pembukaan ‘Nyai Bang Gunung Limo’ . Disusul kemudian penampilan tarian ’Perik Samudra’ serta pergelaran musik ’campursari dan Lawak Guyon Maton’. Di tengah acara panggung diisi hiburan langgam daerah dengan menampilkan beberapa penyanyi membawakan lagu daerah berjudul, ’Pantai Klayar’ .

Selain menggelar berbagai potensi kesenian daerah, Duta Seni Kabupaten Pacitan juga memamerkan produk unggulan dari UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Kabupaten Pacitan.

Para seniman yang terlibat di pergelaran ini, antara lain;
Triweni Ratna Pamilih, S.Pd (Penata Tari), Sunyoto, S.Pd (Penata Musik), Caraka Yoga A. (Penata Panggung), Alsa Daruna (Penata Artistik), Poin Agus Pangestu (Penata Kostum dan Penata Rias), serta didukung puluhan pengrawit, penyanyi dan penari.

Duta seni dari Kabupaten Pacitan ini di bawah pembinaan dan perlindungan langsung Bupati Pacitan, Drs. H. Indartato, MM. Selaku Penasehat, adalah Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan, Drs Daryono, MM. Penanggungjawab Suyadi, S.Pd, M.Pd (Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Kabupaten Pacitan).

Bertindak sebagai Juri Pengamat Anugerah Duta Seni Budaya Jawa Timur adalah, Suryandoro, S.Sn (Praktisi dan Pengamat Seni Tradisi), Eddie Karsito (Wartawan, Penggiat Seni & Budaya), Dra. Nursilah, M. Si. (Dosen Seni Tari Universitas Negeri Jakarta), dan Catur Yudianto (Kepala Bagian Pelestarian dan Pengembangan Bidang Budaya TMII).

Anugerah Duta Seni Budaya Jawa Timur diselenggarakan Badan Penghubung Daerah Provinsi Jawa Timur, di Jakarta. Melalui kegiatan ini diharapkan budaya dan adat-istiadat Jawa Timur tetap terjaga nilai-nilai luhur dan estetikanya. Melalui berbagai pertunjukan seni budaya, pengunjung Anjungan Jawa Timur di TMII mendapat penghiburan dan informasi potensial wilayah yang dapat direkomendasikan sebagai destinasi wisata.

Setelah penampilan kesenian daerah dari Kabupaten Pacitan, Anjungan Jawa Timur akan menampilkan duta seni daerah dari Kabupaten Banyuwangi (23/06/2019), dan Kabupaten Magetan (30/06/2019)./*

Leave A Reply

Your email address will not be published.