Trenz Indonesia
News & Entertainment

Cinta Laura : Tantangan Dan Jeritan Malam

48

Jakarta, Trenz Film | Siapa sangka, waktu terlibat di film Jeritan Malam ,tantangan terberat bagi Cinta Laura adalah harus tampil menjadi wanita asli Indonesia.

“Justru tantangannya ketika aku disuruh jadi cewek Indonesia asli, dengan rambut hitam mulus dan aksen Indonesia tulen,” ujar Cinta Laura saat ditemui usai peluncuran film terbarunya Jeritan Malam produksi Soraya Intercine Films, di Toko Buku Gramedia Matraman Jakarta Timur Kamis (19/9).

Kenapa menjadi wanita Indonesia sesungguhnya justru menjadi tantangan? Karena selama ini wajah bule serta dialek keinggris-inggrisan Cinta Laura memang jadi daya pikat dan ‘jualannya‘ sehingga trademark itu sangat melekat pada artis berdarah Jerman ini.

Cinta Laura

Namun ketika terlibat di film Jeritan Malam besutan Rocky Soraya, Cinta harus melebur dan menghapus stigma yang melekat pada dirinya selama ini. “Ya, oleh sutradara aku diminta jadi wanita Indonesia, rambut mesti dihitamin dan dialek jadi logat Indonesia yang kental,” ungkap Cinta Laura

Untuk itu Cinta harus belajar dialek selama satu bulan dengan pelatih, aktor Susilo Badar.

Cinta Laura & Herjunot Ali

“Dialek Indonesia ini yang menjadi tantanganku di film Jeritan Malam. Soal suasana syuting ya standar film horor, hal-hal mistis adalah. Tapi karena di lokasi aku selalu ramai-ramai jadi nggak terlalu ngefek,” ujar bintang film After the Dark produksi perusahaan film Hollywood ini.

Meski film Horor, namun film yang juga dibintang utamai Herjunot Ali ini, menurut Cinta Laura, bukanlah film horor biasa. Ada misi kebudayaan didalamnya “Jadi di film ini aku mengemban tugas campaign kebudayaan, ini menurut aku menarik banget. Makanya aku senang bisa terlibat di film ini ” tutup Cinta Laura (Tebe/Fjr) | Foto: Buyil & Google.co.id

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.