Trenz Indonesia
News & Entertainment

Halo Traveler..! Awal Juli Kembali Buka TN Kepulauan Seribu dan Kutai

238

Jakarta, Trenz Tourism I Kabar bagus buat traveller yang merindukan untuk bisa kembali jalan-jalan, Dua dari 17 Taman Nasional (TN) dibawah pengelolaan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) akan reaktivasi untuk kunjungan wisata secara terbatas awal Juli 2020 ini.

Sabtu (4/7), TN Kepulauan Seribu di DKI Jakarta akan dibuka dan Senin (6/7) TN Kutai di Kalimantan Timur.

TN Kepulauan Seribu

Seperti dikutip dari Travelplus Indonesia, Rabu (1/7),  Kepala Balai TN Kepulauan Seribu Badiah membenarkan, kalau TN yang berada di kawasan Teluk Jakarta akan kembali dibuka per 4 Juli 2020 ini.

“Kawasan yang dibuka tentu saja zona pemanfaatan dan bukan zona inti ya?” ungkapnya.

Zona pemanfaatan TN Kepulauan Seribu yang dimaksudkan akan dibuka antara lain pulau-pulau pemukiman yang perairannya masuk kawasan konservasi yakni Pulau Pramuka, Harapan, Kelapa, dan Pulau Kelapa Dua.

TN Kutai, Kalimantan Timur

Begitu pula pulau-pulau resort seperti Pulau Sepa, Putri, Macan, Phantara, dan Pelangi. “Pulau-pulau resort yang dikelola oleh swasta ini kan berada dalam perairan Taman Nasional juga,” imbuhnya.

Meski demikian, terkait kuota pengunjung, Badiah melanjutkan, pihaknya mengikuti arahan Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE), KLHK Wiratno yakni maksimal 50 persen dari jumlah normal.

“Kami juga memperhatikan kapasitas homestay yang harus 50 persen. Selain itu pengunjung harus patuhi jaga jarak aman serta protokol kesehatan yang ketat lainnya,” ungkap Badiah.

TN Kepulauan Seribu

Untuk kapasitas pengunjung seperti Trekking Mangrove, Sanctuary Penyu, Taman Biota, Rumah Apung dan lainnya masing-masing maksimal 20 orang dengan lama kunjungan 60 menit per satu interval waktu.

Aktivitas Trekking Mangrove bisa dilakukan wisatawan antara lain di Pulau Pramuka dan Kelapa Dua; kunjungan ke Rumah Penyu antara lain di Pulau Pramuka, Harapan, dan Pulau Kelapa Dua; Taman Biota di Pulau Harapan; sedangkan wisata ke Rumah Apung ada di Pulau Kelapa.

Khusus batas daya dukung untuk diving dan snorkeling, pihaknya juga akan menyesuaikan dengan masterplan wisata TN Kepulauan Seribu selama new normal.

TN Kutai, Kalimantan Timur

Misalnya kapasitas untuk spot snorkeling dan diving di Barat Pulau Pramuka masing-masing 35 orang dengan durasi 120 menit. Sedangkan di Timur Pulau Semak Daun maksimal 230 orang selama 120 menit per satu interval waktu.

“Intinya kami bersama Gugus Tugas akan mengawasi pemenuhan protokol kesehatan,” tegasnya seraya menambahkan jumlah kunjungan wisnus ke TN Kepulauan Seribu sepanjang tahun lalu mencapai 29.422 orang dan wisman 306 orang.

Buka 1 Destinasi

Lain lagi dengan TN Kutai secara geografis berada di 0o7’54” – 0o33’53” LU dan 116o58’48” – 117o35’29” BT baru akan di buka untuk umum, pada Senin (6/7) atau 2 hari setelah TN Kepulauan Seribu reaktivasi untuk kunjungan wisata.

“Hanya saja sementara ini kami baru buka 1 destinasi saja, Bontang Mangrove Park (BMP) di Kota Bontang. Kalau yang Sangkima (Ulin Raksasa) dan Prevab-Mentoko (Orangutan Morio) belum kami buka karena Kabupaten Kutai Timur (Kutim) belum mengeluarkan surat edaran,” jelas Kepala Balai TN Kutai Nur Patria Kurniawan.

Secara garis besar protokol kesehatan yang harus diindahkan baik oleh pengelola, pekerja maupun pengunjung ke TN Kutai hampir sama dengan TN yang lain.

“Seperti menggunakan masker, cuci tangan pakai sabun, tidak berkerumun, jaga jarak, dan tunda kunjugan jika kurang sehat,” ujarnya. Selanjutnya, Nur Patria bilang, “Ada tambahan dari surat edaran Walikota Bontang, isinya anak-anak balita dan ibu hamil sementara dilarang berkunjung ke TN Kutai.”

“Mengenai jumlah kuota pengunjung ke BMP tersebut, kami juga masih membatasi 400 pengunjung (25%) saja per hari,” pungkas Nur Patria. [Foto-foto: Dok. @tnlkepulauanseribu & @tn_kutai].

Leave A Reply

Your email address will not be published.