Trenz Indonesia
News & Entertainment

HnA Project Tak Melihat Pandemi Coronavirus Menjadi Pukulan. Ayu Ismail: Berkarya Dan Berkarya

386

Jakarta, Trenz Life Style I Dunia memang sedang menghadapi wabah pandemi Coronavirus (Covid-19), tak dengan terkecuali Indoneisa pun terkena dampaknya. Namun begitu, fashion designer yang bermukim di Bondowoso, Jawa Timur, Ayu Ismail akui, tak menjadi patah semangat akan ‘serangan’ virus Corona. “Karena masih diberikan kesehatan, hari-hariku #DirumahAja dan #WorkFromHome berkarya dan berkarya terus. Saya percaya pada saatnya zero Corona, panggung fashion akan kembali semarak, saat itulah saya tinggal keluarkan karya busana terbarunya,” paparnya kepada Trenzindonesia.com via WhatsApp-Voice, Rabu (1/7) siang lalu.

Mengenai karya busananya, pemilik dua brand, yakni, label HnA Project Indonesia khusus untuk koleksi etnic menggunakan tenun dari Kupang. Sedangkan untuk label Ayu Ismail Official diperuntukan koleksi yang mengedepankan gaya feminim dan glamour.

Alasan untuk mengangkat kain tenun, Ayu menceritakan, adalah untuk membangkitkan roda ekonomi yang mulai lesu akibat Covid-19 ini, yang mana bekerja sama dengan beberapa pengrajin tenun di Kupang dengan mengeluarkan beberapa fashion item yang nantinya akan kami pamerkan di panggung fashion show.

“Jadi di ajang fashion show nasional, Muslim Fashion Festival 2020 untuk brand HnA Project Indonesia, saya sudah menampilkan karya menggunakan perpaduan kain batik khas Sampang Madura,” ungkap Ayu.

Tenun tradisional asal Kupang yang diaplikasikan menjadi  busana muslim ready to wear tersebut memiliki benang merah, yakni motif yang didominasi oleh garis dan geometris serta warna cenderung kalem dilengkapi pilihan warna alam. Tenun tersebut diaplikasikan dg gaun panjang namun tetap menonjolkan karakter rancangan desainer Ayu Ismail yang identik dengan keanggunan dan simple.

Selanjutnya, Ayu Ismail yang turut aktif di sejumlah asosiasi, salah satunya sebagai intern and extern organization Indonesian Fashion Chamber ingin lebih bisa memanfaatkan banyak relasi dengan bisnis barunya ini dan teman-teman yang selalu hadir untuk menyupport dan membantu dalam pengembangan kain kain khas daerah.

Usai MUFFEST 2020, sejatinya di bulan September 2020 mendatang, HnA Project akan mengikuti fashion show di Paris, Prancis. “Tapi karena terkendala dengan adanya Covid-19, mau tak mau harus postpone deh?” lontar pemilik akun IG @ayuismail_official bersedih.

Harapan kedepannya, HnA Project Indonesia bisa menjadi batu loncatan untuk bisa lebih mengembangkan industri kreatif di daerah saya sendiri dan menjadi semangat baru untuk kita bisa bangkit kembali di masa pandemi Covid-19. “Iya karena saya punya impian untuk bisa membesarkan pengrajin kain khas daerah. Jadi sambil menanti kapan kran dibuka untuk gelaran fashion show, iya kini berkarya saja dulu,” tutup fashion designer dengan workshop di Jalan Raya Situbondo 275, Tenggarang, Bondowoso Jawa Timur.  [Foto-foto: IG @ayuismail_official].

 

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.