Ashanty mengaku bangga melihat putrinya, Arsy Hermansyah, mulai menekuni dunia diplomasi lewat ajang Model United Nations (MUN) 2026. Pengalaman sebagai delegasi itu menjadi yang pertama bagi Arsy di usianya yang masih belia.
Menurut Ashanty, bakat tersebut tampak dari kemampuan Arsy berpidato dalam bahasa Inggris di hadapan forum. “Kemarin tuh dia dikasih waktu cuma satu menit untuk ngomong. Aku juga amaze dengan bahasa Inggris yang secepat itu, alhamdulillah lancar,” cerita Ashanty kepada KapanLagi.com saat ditemui di Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/10/2026).
Bakat dari mendiang kakeknya
Ketertarikan Arsy tumbuh setelah ia mempelajari pekerjaan mendiang kakeknya. Ashanty menyebut ayahnya dulu seorang diplomat yang juga berkecimpung di United Nations. “Papaku dulu kan diplomat, keliling di United Nations juga. Dan aku dari lima anak papaku enggak ada yang terjun ke situ, nah Arsy aku lihat punya bakatnya,” ujarnya.
Tes IQ dan ruang mencoba
Ashanty juga mengungkap Arsy pernah menjalani tes IQ dengan hasil tinggi. Menurut penuturannya, Opa Dono yang menangani hal itu menyarankan agar minat anak diikuti sampai terlihat di mana kemampuan terbaiknya, baru kemudian diarahkan.
Putri Ashanty dan Anang Hermansyah itu disebutnya diberi ruang untuk mencoba berbagai bidang. Ashanty tidak ingin memaksakan kehendak apabila sang anak merasa kurang berbakat. “Intinya aku enggak mau maksain kalau anaknya enggak bakat. Dia mau apa kita cobain dulu semua, terserah bebas mau jadi apa,” kata Ashanty.
Setelah debut di MUN 2026, Arsy dijadwalkan mengikuti ajang serupa di Bandung. Ashanty menyebut ada rencana lanjutan bila putrinya sudah beberapa kali berpartisipasi di Indonesia. “Kemarin kan pertama kali dia ikut, yang kedua nanti di Bandung. Terus nanti baru misalnya kalau udah beberapa kali di Indonesia, baru kita kirim ke luar,” imbuhnya.
