Pee Wee Gaskins kembali merilis karya baru berjudul (R)u(N)tuh. Usai meluncurkan lagu tersebut, band pop-punk asal Jakarta ini membuka peluang untuk merangkum karya-karya terbarunya menjadi sebuah album penuh.
Bagi Pee Wee Gaskins, bermusik bukan sekadar mengeluarkan lagu. Ada proses kreatif dan perjalanan panjang yang ingin terus mereka jaga di tengah kesibukan di luar panggung. Pandangan itu disampaikan langsung oleh vokalis mereka, Dochi.
“Karya kami juga tentang menjaga perjalanan kreatif yang telah bangun selama bertahun-tahun,” ujar Dochi kepada KapanLagi.com.
Arah musikal dan target album
Melalui rilisan terbarunya, Pee Wee Gaskins mulai memperlihatkan arah musikal yang ingin dikembangkan. Alih-alih terburu-buru merilis album penuh, Dochi dan kawan-kawan memilih terus menghasilkan karya dan membiarkan setiap lagu menemukan tempatnya dalam perjalanan mereka.
Meski begitu, menghadirkan album penuh tetap menjadi salah satu target yang mereka bidik. Setiap lagu yang dirilis berpotensi menjadi bagian dari cerita yang lebih besar, sekaligus cerminan perjalanan mereka saat ini.
“Setiap karya yang lahir diharapkan tidak hanya menjadi rilisan tersendiri, tetapi juga dapat membentuk sebuah rangkaian cerita yang merepresentasikan perjalanan Pee Wee Gaskins hari ini,” ujar Dochi.
