Menanam kayu manis dari biji untuk kebun rempah di rumah dimulai dengan memilih biji segar dari buah yang sudah matang di pohon. Biji disemai di bedengan atau polibag, dirawat di area teduh, kemudian dipindahkan ke lahan setelah bibit kuat. Kunci tahap awal ini adalah menyemai secepat mungkin dan bersabar karena biji kayu manis cepat menurun daya kecambahnya.
Panduan semacam ini semakin diminati penghobi urban gardening yang ingin memiliki kebun rempah sendiri. Seperti dilansir KapanLagi.com dari Homes and Gardens, Halina Shamshur, pakar tanaman dari Plantum, menyebut kayu manis tumbuh subur di wilayah dengan curah hujan melimpah dan udara lembap. Tanaman ini juga memerlukan kehangatan memadai, dan iklim tropis Indonesia disebut sesuai untuk kondisi tersebut.
Biji dengan daya kecambah tinggi dapat berkecambah dalam sekitar 5-15 hari, tetapi waktunya bisa bervariasi hingga beberapa minggu. Biji segar, media lembap, suhu hangat, dan tempat teduh membuat perkecambahan lebih cepat.
Kayu manis yang dijual di pasar tidak dapat dijadikan bibit karena bagian itu berupa kulit kering yang sudah tidak hidup. Perbanyakan membutuhkan biji segar dari buah matang atau bahan vegetatif seperti stek dan cangkok. Pastikan menggunakan biji segar, bukan rempah dari dapur.
Perawatan bibit sampai pindah lahan
Setelah berkecambah, bibit memerlukan perhatian ekstra agar tumbuh kuat. Pada usia 1-2 bulan setelah semai, bibit umumnya sudah memiliki dua helai daun dan siap dipindahkan ke bedengan atau polibag pembesaran. Daun sejati pertama muncul dengan warna merah muda keperungguan atau kemerahan sebelum berubah menjadi hijau tua mengilap.
Di bedengan pembiakan, bibit ditanam dengan jarak 20-25 cm. Di polibag biakan, cukup satu semaian untuk setiap polibag. Pemindahan ini dimaksudkan mempercepat pertumbuhan bibit. Selama beberapa hari, tanaman masih membutuhkan naungan, penyiraman sekali sehari, dan pupuk urea satu sendok teh per bibit yang ditabur di sekelilingnya. Saat musim hujan, penyemprotan fungisida setiap dua minggu dapat membantu menjaga bibit tetap sehat. Mulsa diberikan pada tanah di sekitar bibit untuk mencegah kehilangan air dan menjaga suhu tanah tetap stabil.
Lahan disiapkan lebih awal dengan membersihkannya dari semak dan gulma, lalu mencangkul hingga gembur. Lubang tanam dibuat berukuran 50x50x50 cm atau 40x40x40 cm. Tanah bagian bawah lubang dicampur pupuk kandang sekitar 20-30 kg per lubang, kemudian lubang dibiarkan selama 2-3 bulan sebelum masa tanam.
Bibit berumur 8-12 bulan di persemaian dengan tinggi 60-80 cm sudah dapat dipindahkan ke lahan. Media tanam di sekitar akar ikut dimasukkan ke lubang agar akar tidak putus atau rusak. Musim hujan menjadi waktu terbaik karena tanaman muda membutuhkan naungan dan air yang cukup. Tanah timbunan dipadatkan dan ajir dipasang agar bibit kuat menahan angin.
Sebagaimana dikutip dari Gardening Know How, pemupukan sebaiknya dilakukan secukupnya. Pemberian pupuk berlebihan dapat memicu penyakit akar, demikian pula suhu dingin.
Iklim, tanah, dan cahaya yang sesuai
Berdasarkan informasi Cybex Kementerian Pertanian, beberapa jenis kayu manis dapat tumbuh hingga ketinggian 2.000 mdpl. Namun C. burmanni berproduksi baik pada ketinggian 500-1.500 mdpl. Jika ditanam di bawah 500 mdpl, tanaman tumbuh lebih cepat, tetapi kualitas kulit kayunya rendah karena ketebalan dan aromanya berkurang.
Kayu manis paling cocok di iklim tropis basah. Pedoman Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat menyebutkan curah hujan tahunan berkisar 2.000-2.500 mm, suhu rata-rata 25 derajat Celsius dengan rentang 18-27 derajat Celsius, kelembapan udara 70-90 persen, serta paparan sinar sekitar 40-70 persen. Jenis tanah yang mendukung pertumbuhannya mencakup humus, berpasir, remah, latosol, mediteran, andosol, dan podsolik merah kuning dengan pH sekitar 5,0-6,5.
Tanaman ini tumbuh paling baik di bawah sinar matahari penuh, tetapi sebagai tanaman hutan masih toleran terhadap sedikit naungan. Saat masih bibit, peneduh sementara membantu hingga tanaman kuat menerima panas langsung. Drainase harus lancar karena akar kayu manis tidak suka tergenang; busuk akar perlu diwaspadai.
Kayu manis juga dapat ditanam di pot dan dipangkas hingga berukuran 3-8 kaki atau sekitar 0,9-2,4 meter. Bagi penghuni rumah mungil, tanaman ini bisa menjadi aksen hijau di teras. Pohon kayu manis umumnya dibudidayakan secara komersial melalui stek atau cangkok
