Istilah “aura negatif” biasanya dipakai untuk menggambarkan suasana ruangan yang terasa berat, pengap, dan membuat orang tidak betah berlama-lama. Untuk tempat usaha, membersihkan suasana semacam itu disebut sebaiknya dilakukan dengan memadukan perawatan fisik ruangan dan ketenangan batin orang-orang yang bekerja di dalamnya.
Menurut uraian yang disusun KapanLagi.com, langkah paling dasar justru sederhana: ruangan dibersihkan, dirapikan, dan dibebaskan dari barang yang menumpuk. Setelah itu, sirkulasi udara serta pencahayaan diperbaiki, lalu dilengkapi doa atau ikhtiar spiritual sesuai keyakinan masing-masing.
Tanda tempat usaha perlu dibersihkan dan seberapa sering
Suasana yang terasa pengap atau berat meski ruangan sudah dibersihkan disebut sebagai tanda paling umum. Gejala lain adalah karyawan mudah lelah dan gampang berselisih, serta pelanggan yang tidak betah berlama-lama. Jika hal itu terjadi, saran yang diberikan adalah memulai dari bersih-bersih menyeluruh, memperbaiki aliran udara, kemudian melengkapi dengan doa.
Soal frekuensi, kebersihan dasar sebaiknya dikerjakan setiap hari, sementara pembersihan menyeluruh bisa dijadwalkan seminggu atau sebulan sekali. Untuk ikhtiar spiritual seperti dzikir pagi dan petang, anjurannya adalah dilakukan rutin tiap hari agar manfaatnya terasa.
Kekacauan sebagai sumber suasana berat
Kotoran dan kekacauan disebut sebagai sumber utama suasana yang terasa berat. Bayangkan masuk ke toko yang lantainya lengket, raknya berdebu, dan kardus menumpuk di pojok; sebelum sempat melihat barang, orang mungkin sudah ingin keluar lagi.
Dikutip dari LoveToKnow, referensi feng shui mana pun menyebut barang berantakan sebagai penyebab utama energi negatif. Perbaikannya pun tidak rumit, yaitu menyingkirkan barang-barang yang berserakan tersebut.
- Sapu, pel, dan lap seluruh permukaan, bukan hanya area pelanggan, tetapi juga dapur, gudang, toilet, dan ruang karyawan yang jarang dilihat orang.
- Kurangi barang tak terpakai, seperti stok rusak, kardus bekas, nota lama, dan perabot yang sudah tidak dipakai. Prinsip danshari dari Jepang disebut mengajarkan pengurangan barang yang tidak diperlukan agar ruangan terasa lega.
- Perbaiki atau buang barang rusak. Lampu yang bohlamnya mati, elektronik yang tidak berfungsi, dan lantai papan yang longgar termasuk kategori barang berantakan dalam feng shui.
- Utamakan area pintu masuk sebagai kesan pertama pelanggan: pastikan keset bersih, kaca tidak buram, dan tidak ada barang yang menghalangi jalan.
- Rapikan meja kerja setiap akhir hari agar ruang kerja siap dipakai esok tanpa sisa kekacauan sebelumnya.
Bagi yang baru pindah ke lokasi usaha baru, panduan feng shui kantor menyarankan mencuci dan melap semua permukaan sebelum mulai berjualan untuk menghilangkan energi lama yang mengendap. Pembersihan berkala tetap diperlukan meski tempat usaha sudah lama ditempati, karena membersihkan sekali saja tidak cukup bila kebiasaan lama terus berulang.
Kebiasaan kecil yang dijaga setiap hari
Ada pandangan dari praktisi feng shui modern bahwa menghilangkan nasib buruk dari lingkungan bisnis merupakan tindakan manajemen, bukan sihir. Dengan begitu, aura positif terbentuk dari kebiasaan kecil yang dipelihara rutin.
Dalam prinsip vastu, pintu sebaiknya membuka ke ruang yang luas, bukan langsung menghadap dinding, karena energi positif yang masuk lalu menabrak dinding tidak punya ruang untuk mengalir dan cepat menjadi stagnan. Bagian tengah ruangan yang dianggap sebagai pusat energi juga sebaiknya tidak ditumpuki stok atau meja agar pelanggan leluasa bergerak.
Para ahli tata ruang vastu menyarankan warna dinding terang dan netral seperti krem, putih, atau kuning lembut agar ruangan terasa terbuka dan aktif. Lampu yang redup atau berkedip membuat ruangan tampak tidak terawat, sehingga pengecekan listrik dan peralatan sebaiknya dijadwalkan setiap minggu.
Pertengkaran antara pemilik, karyawan, atau pelanggan meninggalkan suasana tidak nyaman, karena itu konflik sebaiknya diselesaikan cepat, misalnya lewat briefing singkat pagi hari untuk menyamakan suasana hati tim. Tugas kebersihan harian, mingguan, dan bulanan sebaiknya dibagi, misalnya menyapu tiap hari, membersihkan gudang tiap minggu, dan memilah stok rusak tiap bulan. Tanaman layu atau bunga plastik berdebu memberi kesan suram sehingga perlu diganti atau dibersihkan berkala. Pelayanan ramah disebut sebagai “energi” yang paling cepat dirasakan pembeli.
Udara segar, cahaya, dan tradisi pembersihan ruang
Ruangan yang pengap dan gelap gampang terasa suram walaupun sudah bersih. Membuka jendela dan pintu setiap pagi selama minimal 15 sampai 30 menit sebelum toko dibuka disebut sebagai cara paling murah untuk mengalirkan udara segar, yang juga membantu kesehatan dan kenyamanan orang di dalam ruangan.
Sudut gelap sebaiknya diterangi dengan membuka tirai agar sinar matahari masuk dan memasang lampu di pojok yang suram, karena area semacam itu kerap menjadi tempat barang menumpuk tanpa disadari. Aroma menenangkan bisa dihadirkan lewat pengharum ruangan lembut atau bahan alami, contohnya kapas beraroma minyak esensial yang diselipkan di rak atau laci kasir. Menurut praktisi feng shui, tanaman memberi energi positif pada ruang mana pun, terutama kantor, sehingga disarankan memilih tanaman berdaun lebat yang mudah dirawat dan menghindari tanaman layu.
Garam laut dalam mangkuk kecil di sudut ruangan merupakan metode tradisional. Panduan feng shui kantor menyarankan garam dibuang dan diganti setiap minggu atau setiap bulan, tergantung seberapa kuat suasana negatifnya. Penggunaan garam ini disebut sebagai kepercayaan, bukan hasil pembuktian ilmiah.
Tradisi space clearing yang populer di luar negeri antara lain membakar sage atau memakai getaran suara dari lonceng dan mangkuk bernyanyi untuk memurnikan ruangan. Praktisi lain menyarankan berjalan memutar searah jarum jam dari pintu utama karena gerakan itu dianggap menciptakan energi Yang, yaitu energi tindakan, pertumbuhan, dan kecerahan. Praktik semacam ini bersifat budaya dan kepercayaan, sehingga pilihannya dikembalikan pada keyakinan masing-masing.
Doa dan dzikir bagi pemilik usaha Muslim
Bagi pemilik usaha Muslim, ikhtiar fisik menjaga ruangan tetap nyaman dinilai belum lengkap tanpa doa dan dzikir yang menjaga hati tetap tenang. Sebagaimana dikutip dari NU Online, pasar sebagai tempat persaingan dan aktivitas duniawi sangat berpotensi membuat seseorang lalai dari Tuhannya, bicara sia-sia, boros, dan berbuat curang demi kekayaan. Karena itu, doa atau dzikir di pasar menjadi amat istimewa.
Berikut bacaan doa masuk pasar yang bisa diamalkan saat membuka toko: “Dengan nama Allah, ya Allah, aku memohon kebaikan dari pasar ini dan kebaikan dari apa yang ada di dalamnya. Aku berlindung dari keburukan pasar ini dan keburukan apa yang ada di dalamnya. Ya Allah, aku berlindung dari sumpah palsu dan transaksi yang merugikan.”
Beberapa amalan yang disarankan antara lain membiasakan basmalah dan doa masuk pasar setiap kali membuka pintu toko pada pagi hari, serta mengajak karyawan melakukannya bersama agar suasana kerja lebih tenang. Dzikir pagi dan petang dengan membaca Ayat Kursi, Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas di tempat usaha disebut Liputan6.com sebagai bagian dari perlindungan harian. Membaca atau memutar Surat Al-Baqarah di tempat usaha juga termasuk cara ruqyah yang dianjurkan dan sebaiknya diulang berkala.
Bila perlu, air ruqyah dapat disiapkan dengan membacakan Al-Fatihah, Ayat Kursi, dan tiga surat pelindung pada air bersih di botol semprot, lalu disemprotkan ke sudut-sudut ruangan sambil membaca ta’awudz. Praktik yang tidak berkah seperti kecurangan timbangan, sumpah palsu, dan transaksi yang merugikan pembeli sebaiknya dijauhi, karena kejujuran disebut sebagai “pembersih” tempat usaha yang paling nyata dampaknya. Ruqyah tempat usaha tidak harus dilakukan ustaz; pemilik usaha bisa melakukannya sendiri dengan niat yang benar dan bacaan sesuai tuntunan asalkan rutin.
Secara umum, cara membersihkan tempat usaha dari aura negatif menggabungkan ruangan yang bersih dan rapi, udara serta cahaya yang segar, dan hati yang tenang melalui doa. Langkah yang dampaknya paling nyata tetap kebersihan, penataan ruang, sirkulasi udara, dan pelayanan yang baik, sehingga anjurannya adalah memulai dari satu langkah kecil hari ini, misalnya membuka jendela atau menyingkirkan kardus bekas di pojok toko.
