Ashanty menyatakan dirinya jauh lebih siap dan tenang menghadapi pernikahan Azriel Hermansyah dibanding saat Aurel Hermansyah akan berumah tangga. Ia mengaku pernah dilanda kecemasan besar pada momen pernikahan Aurel. Hal itu ia sampaikan saat ditemui di Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (31/10), seperti dilaporkan KapanLagi.com.
Menurut Ashanty, kecemasan itu muncul karena ia merasa kehilangan salah satu anak dan teman berbagi cerita. Ia pun menyebut Aurel pasti sudah memiliki keluarga sendiri setelah menikah. “Waktu Aurel mau nikah aku tuh stres banget karena aduh anak hilang satu, teman curhat aku. Pasti kan udah berkeluarga,” ujarnya.
Sarah Menzel Sudah Diterima Keluarga
Ketenangan Ashanty menjelang pernikahan Azriel tidak lepas dari kedekatan calon menantunya, Sarah Menzel, dengan keluarga besar Hermansyah. Ia menuturkan Sarah sudah diterima sebagai bagian keluarga, sehingga dirinya tidak lagi khawatir kehilangan Azriel setelah menikah.
Ashanty menegaskan rasa takut itu kini sudah hilang lantaran Sarah sangat dekat dengan seluruh anggota keluarga. Ia bersyukur situasi tersebut membuatnya tidak lagi membayangkan anaknya akan menjauh usai berumah tangga.
Belajar dari Pengalaman Sendiri
Kecemasan yang dulu dirasakan Ashanty, menurut penjelasannya, berangkat dari pengalaman pribadinya setelah menikah. Ia mengaku menyesal karena jarang bertemu almarhumah ibunya lantaran fokus mengurus keluarganya sendiri. Ia sempat membayangkan hal serupa terjadi pada hubungannya dengan Aurel.
Kekhawatiran itu ternyata tidak terbukti. Setelah Aurel menikah dengan Atta Halilintar, hubungan keluarga tetap hangat dan mereka kerap berkumpul. Ashanty menilai kedekatan itu juga bergantung pada pasangan masing-masing, dan ia yakin Azriel tidak akan menjauh dari keluarga.
Meski sudah legawa, Ashanty tetap menyampaikan pesan kepada Azriel menjelang hari pernikahan. Ia mengingatkan bahwa menjelang hari besar akan banyak ujian dan tantangan yang harus dihadapi dengan kuat, sabar, dan salat. “Mendekati hari H tuh pasti banyak cobaan, tantangan, harus kuat, harus sabar, harus banyak salat,” ujarnya.
