Sejumlah film Indonesia dinilai berkesan berkat iringan musik dan soundtrack yang memorable. Lagu tema dari Melly Goeslaw, Nidji, Bunga Citra Lestari, hingga Maudy Ayunda disebut masih populer dan sering didengarkan meski filmnya dirilis bertahun-tahun lalu. Dalam daftar yang disusun KapanLagi.com, tujuh film yang dimaksud adalah Ada Apa Dengan Cinta?, Petualangan Sherina, Laskar Pelangi, Habibie & Ainun, 5 cm, Perahu Kertas, dan Keluarga Cemara.
5 cm
Film 5 cm garapan Rizal Mantovani menceritakan lima sahabat yang memutuskan mengambil jeda dari pertemanan untuk mengejar impian masing-masing. Setelah lama tidak bertemu, mereka berkumpul kembali dan mendaki Gunung Semeru. Perjalanan itu menguji persahabatan, keberanian, dan keyakinan mereka, sekaligus membuat kelima sahabat semakin memahami arti kebersamaan.
Lagu Di Atas Awan yang dibawakan Nidji menjadi soundtrack yang melekat dengan film ini. Musiknya digambarkan energik dan memberi nuansa optimistis untuk menghadapi tantangan.
Ada Apa Dengan Cinta?
Film Ada Apa Dengan Cinta? disutradarai Rudy Soedjarwo dan menjadi salah satu film romantis Indonesia pada awal 2000-an. Ceritanya berpusat pada Cinta, siswi SMA populer yang memiliki kehidupan pertemanan menyenangkan bersama kelompok sahabatnya. Kehidupannya berubah ketika mengenal Rangga, siswa pendiam yang gemar membaca dan menulis puisi. Kedekatan mereka menumbuhkan rasa cinta, tetapi perbedaan karakter dan berbagai persoalan membuat hubungan tidak selalu mulus.
Soundtrack film ini dikerjakan Melly Goeslaw dan Anto Hoed. Lagu Bimbang, Ada Apa Dengan Cinta, dan Suara Hati Seorang Kekasih digambarkan mampu menangkap perasaan cinta, kerinduan, hingga kegalauan kedua tokoh. Musik disebut menjadi bagian penting dalam membangun emosi cerita. Sutradara Riri Riza pernah menyebutkan, “Kalau buat kita musik menjadi bagian penting dalam sebuah film.”
- Ada Apa Dengan Cinta – Melly Goeslaw dan Eric
- Bimbang – Melly Goeslaw
- Suara Hati Seorang Kekasih – Melly Goeslaw
Laskar Pelangi
Laskar Pelangi tayang pada 2008 dan disutradarai Riri Riza. Film ini diadaptasi dari novel Andrea Hirata dan mengangkat perjuangan anak-anak di Belitung memperoleh pendidikan. Ceritanya berpusat pada sepuluh siswa SD Muhammadiyah Gantong dari keluarga sederhana. Bersama Bu Muslimah dan Pak Harfan, mereka berusaha mempertahankan sekolah dan mengejar cita-cita meski fasilitas dan kondisi ekonomi terbatas.
Lagu Laskar Pelangi yang dibawakan Nidji menjadi salah satu lagu tema film Indonesia yang mudah dikenali. Lagu itu menggambarkan semangat mengejar impian dan tidak menyerah menghadapi kesulitan.
Perahu Kertas
Film Perahu Kertas karya Hanung Bramantyo diadaptasi dari novel Dewi Lestari. Kisahnya mengikuti Kugy dan Keenan, dua anak muda dengan karakter serta impian berbeda. Kugy ingin menjadi penulis dongeng, sedangkan Keenan memiliki bakat besar di bidang seni lukis. Pertemuan mereka menumbuhkan perasaan khusus, tetapi perjalanan cinta tidak mudah karena keadaan dan pilihan hidup.
Lagu Perahu Kertas yang dinyanyikan Maudy Ayunda menjadi soundtrack utama yang memperkuat suasana romantis. Melodinya lembut dan liriknya emosional, menggambarkan perjalanan mengejar impian sekaligus menghadapi perasaan cinta. Pada Indonesian Movie Awards 2013, lagu ini masuk nominasi Soundtrack Terfavorit bersama Cinta Sejati dari film Habibie & Ainun.
Habibie & Ainun
Film Habibie & Ainun garapan Faozan Rizal mengangkat kisah cinta Presiden ketiga Indonesia B.J. Habibie dan istrinya, Hasri Ainun Besari. Film ini memperlihatkan perjalanan hubungan mereka sejak pertama bertemu hingga membangun rumah tangga. Habibie digambarkan memiliki ambisi besar mengembangkan teknologi di Indonesia, sementara Ainun selalu memberi dukungan di tengah kesibukan dan tantangan hidup.
Lagu Cinta Sejati yang dinyanyikan Bunga Citra Lestari menjadi bagian paling membekas. Nuansanya emosional dan menggambarkan kesetiaan, pengorbanan, serta cinta yang bertahan meski menghadapi perpisahan. Pada Indonesian Movie Awards 2013, Cinta Sejati menang kategori Soundtrack Terfavorit dan semakin identik dengan kisah Habibie dan Ainun.
Keluarga Cemara
Keluarga Cemara karya Yandy Laurens mengisahkan keluarga Abah yang mengalami perubahan besar setelah bangkrut. Mereka kehilangan rumah dan harta benda sehingga harus memulai kehidupan baru dengan kondisi ekonomi jauh lebih sederhana. Di tengah kesulitan, Abah, Emak, Euis, dan Ara belajar memahami arti kebersamaan. Film ini memperlihatkan bagaimana keluarga tetap saling mendukung meski menghadapi perubahan hidup yang tidak mudah.
Lagu Harta Berharga yang dinyanyikan Bunga Citra Lestari menjadi salah satu bagian paling berkesan. Lagu ini merupakan versi baru dari soundtrack sinetron Keluarga Cemara yang sebelumnya dikenal melalui suara Novia Kolopaking.
Petualangan Sherina
Film musikal keluarga Petualangan Sherina disutradarai Riri Riza dan populer pada 2000. Ceritanya mengikuti Sherina, anak perempuan yang harus pindah ke Bandung karena pekerjaan ayahnya. Di sekolah baru, Sherina bertemu Sadam, anak laki-laki yang awalnya sering berselisih dengannya. Hubungan mereka berubah ketika terlibat petualangan menegangkan menghadapi sekelompok penculik.
Lagu-lagu dalam film ini menyatu dengan adegan dan jalan cerita. Beberapa soundtrack yang paling dikenal adalah Jagoan, Lihatlah Lebih Dekat, dan Anak Mami. Lagu-lagu tersebut masih mendapat perhatian bertahun-tahun setelah film dirilis.
- Jagoan – Sherina dan Rodo Purba
- Lihatlah Lebih Dekat – Sherina
- Anak Mami – Sherina
Soundtrack dan musik latar
Soundtrack merupakan kumpulan lagu atau musik yang digunakan dalam sebuah film, termasuk lagu tema yang dinyanyikan penyanyi tertentu. Sementara itu, musik latar atau background music merupakan musik pengiring adegan yang berfungsi membangun suasana, emosi, dan ketegangan cerita, biasanya tanpa lirik.
Soundtrack film Indonesia dapat didengarkan melalui berbagai platform streaming musik digital. Pengguna dapat mencari judul film, nama lagu, atau penyanyinya untuk menemukan album soundtrack yang tersedia.
