Komika Aci Resti sempat merasa cemas jelang syuting film Hungry Ghost Festival. Ia ragu mampu membangun kedekatan sebagai sahabat dengan dua lawan mainnya, Endy Arfian dan Fajar Nugra, di proyek layar lebar tersebut.
Kekhawatiran itu ia sampaikan saat ditemui KapanLagi.com di XXI Gandaria City, Jakarta Selatan, Jumat (6/11). Bagi Aci, Hungry Ghost Festival menjadi kali pertama ia bekerja sama dengan Endy maupun Fajar dalam sebuah film. Meski Fajar juga berprofesi sebagai komika, keduanya baru bertemu di proyek ini.
“Sejujur-jujurnya! Bener nggak? Gua tuh gua tuh sempat deg-degan karena kan ini kan pertama kali syuting sama Andy, terus pertama kali juga syuting sama Afajar,” kata Aci. Ia mengaku sempat bertanya-tanya apakah kedekatan sebagai sahabat bisa terlihat meyakinkan di layar, karena semua terasa baru baginya.
Nongkrong Usai Reading
Untuk mengatasinya, Aci bersama Endy dan Fajar memanfaatkan waktu setelah reading untuk berkumpul. Mereka membahas cara menampilkan hubungan persahabatan tanpa harus menjelaskannya panjang lebar lewat dialog.
“Terus alhamdulillah bisa gitu, karena kita tiap reading kelar, kita nongkrong dulu,” tutur Aci. Menurutnya, kemistri penting agar penonton bisa merasakan kedekatan ketiga karakter. Ia bersyukur proses pendekatan itu berjalan lancar dan berharap hasilnya sesuai harapan.
Komedi di Tengah Cerita Horor
Selain soal chemistry, Aci juga dituntut menjaga unsur komedi di tengah nuansa horor. Sebagian bahan celetukan sudah ia siapkan bersama sutradara Imam Darto dan konsultan komedi Dani Beler sejak tahap reading. Namun, sebagian dialog lain lahir dari improvisasi di lokasi syuting ketika para pemain menemukan situasi yang lebih pas.
Salah satunya terjadi dalam adegan di atas jembatan, saat karakter Bobby yang diperankan Fajar masih membicarakan soal baju. Aci menyelipkan celetukan yang akhirnya masuk ke dalam film. “Berisik lu lama-lama!” ujar Aci menirukan dialog improvisasinya.
