Penulis Eufrasia Vieira resmi merilis buku terbarunya berjudul The Ribs Chasing Time With You. Versi cetak bahasa Indonesia dari novel tersebut hadir setelah versi bahasa Inggrisnya lebih dulu meluncur di Amazon pada 23 September 2026.
Ini menjadi karya kedua Eufrasia setelah novel pertamanya terbit lewat penerbit Gramedia pada 2015. Proses kreatif buku ini berjalan sejak 11 tahun lalu. Perempuan yang pernah menjadi sorotan karena disebut mirip Angelina Jolie itu menyatakan kebahagiaannya saat naskah impiannya kini benar-benar berwujud fisik.
“Aku menulis dari 2015. Tapi saya percaya waktunya Tuhan nggak pernah terlambat, Dia selalu hadir di momen yang tepat. Pastinya saya merasa bahagia, suara yang aku dengar sendiri akhirnya bisa sampai ke teman-teman,” ujarnya saat ditemui di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Minggu (26/10/2026).
Bukan Sekadar Kisah Cinta Manis
Eufrasia menyebut bukunya berbeda dari kisah romansa pada umumnya yang kerap hanya menyajikan cerita manis. Novel ini, menurut dia, berani membedah sisi gelap dan emosional dari sebuah hubungan.
“Ini cerita yang aku tulis bukan hanya cerita cinta yang happy moment saja, tapi juga ada rapuhnya, sakitnya,” tuturnya.
Duta Miss Planet International itu menegaskan keunikan bukunya terletak pada pesan orisinalitas kisah cinta klasik yang mulai terkikis zaman. “Orang berpikir cinta itu yang enak-enak saja, tapi pada saat kita rapuh, pasangan kita bisa tetap tinggal nggak? Itu perbedaannya. Cerita ini memotret kisah cinta klasik yang sebenarnya sudah terjadi di masa lalu, tapi kita lupa mempraktekkan di zaman sekarang,” katanya.
Terinspirasi Kejadian Nyata
Meski berstatus fiksi dengan total 39 bab, Eufrasia menyatakan banyak adegan di dalamnya terinspirasi dari realitas kehidupan, termasuk sosok sang suami dan curahan hati orang-orang di sekitarnya.
“Buku ini adalah dia, suami saya. Sekarang ini milikmu. Ini bukan true story, ini buku fiksi, tapi bagian scene di buku ini terinspirasi dari kejadian nyata yang saya kumpulkan,” ujarnya.
Dengan kesetiaan sebagai benang merah utama, Eufrasia menyisipkan pandangannya soal makna cinta yang sejati. Buku fisik Tulang Rusuk Mengejar Waktu kini sudah tersedia di toko-toko buku terdekat maupun melalui layanan pembelian daring.
“Kenapa pilih tema kesetiaan? Karena ini dasarnya mencintai. Cinta itu bukan perasaan, tapi perhatian. Kalau cinta pakai perasaan itu suatu saat bisa hilang, tapi kalau kita mencintai lewat respect, kita pasti akan setia,” pungkasnya.
