Arbil, Eby, dan Valen kembali membuat suasana panggung D’Academy 8 riuh. Ketiganya memanjat rangka besi rigging panggung sambil tetap bernyanyi dan bergaya di hadapan penonton.
Aksi di atas rangka panggung
Dalam sebuah potret, Valen terlihat duduk di bagian atas rangka sambil memegang mikrofon. Arbil berdiri di tengah sembari melantunkan lagu, sedangkan Eby berpose mengangkat tangan sambil bernyanyi dan bergoyang.
Aksi itu bukan yang pertama bagi trio kakak kelas D’Academy tersebut. Arbil, Valen, dan Eby disebut kerap menghadirkan penampilan panggung penuh energi; mereka tidak hanya tampil rapi di depan kamera, tetapi juga berani memperlihatkan sisi jenaka sehingga penampilan terasa hidup.
Meski terlihat seru dalam potret, rangka panggung merupakan perlengkapan teknis yang berisiko bila digunakan tanpa pengamanan. Aksi semacam itu sebaiknya hanya dilakukan dengan pengawasan dan prosedur keselamatan yang memadai.
Busana pastel dan julukan titisan King Nassar
Penampilan ketiganya juga mencuri perhatian lewat busana bernuansa pastel. Arbil, Eby, dan Valen kompak mengenakan paduan ungu muda, hitam, hingga merah muda dengan celana putih. Di bawah sorotan lampu merah dan putih serta dekorasi panggung yang megah, aksi mereka tampak ekspresif.
Gaya pecicilan itu mengingatkan penonton pada Nassar yang dikenal total saat menghibur dan merupakan salah satu juri Dangdut Academy. Julukan “titisan King Nassar” pun terasa pas disematkan berkat keberanian mereka tampil ekspresif dan menciptakan momen yang menyita perhatian.
