Selebgram Larissa Chou membahas perjalanan spiritualnya setelah mengalami kegagalan rumah tangga untuk kedua kalinya. Dalam podcast di kanal YouTube Oki Setiana Dewi yang dikutip detikcom, Minggu (1/11/2026), perempuan berdarah Tionghoa itu menuturkan ujian hidup yang datang bertubi-tubi sempat menggoyahkan keistiqamahannya sebagai muslimah.
Rasa sepi dan beratnya tanggung jawab sebagai orang tua tunggal, menurut Larissa, sempat membuatnya teringat pada penerimaan hangat dari keluarga besarnya. Meski sempat merasa terpuruk dan kecewa, ibu dua anak ini memilih tetap bertahan memeluk Islam. Ia meminta publik tidak berekspektasi tinggi karena dengan sisa iman yang dimilikinya, ia masih berjuang.
Diusir dari rumah saat memutuskan mualaf
Salah satu pendorong terbesar untuk bertahan, kata Larissa, adalah ingatannya tentang pengorbanan dan penolakan besar dari keluarga ketika ia pertama kali memutuskan menjadi mualaf pada 2016. “Jadi kalau Rissa ingat pas perjuangan masuk Islam itu sampai diusir dari rumah. Rissa waktu itu sampai ribut sama orang tua besar, sampai sempat diusir dari rumah walaupun akhirnya diterima kembali,” tuturnya.
Perjalanan awal memahami ajaran Islam dilalui Larissa dengan keterbatasan dan secara mandiri. Ia sempat mengandalkan konten di internet untuk mengetahui tata cara pelaksanaan ibadah salat.
Belajar salat dari YouTube
“Dulu ingat banget awal belajar salat aja tuh dari YouTube, jadi Rissa kira tuh seluruh salat itu empat rakaat. Subuh juga Rissa kira empat rakaat, karena belajarnya waktu itu dari YouTube sampai akhirnya panggil guru ngaji,” kenangnya.
Mengingat proses panjang itu, Larissa menilai langkah mundur bukan jalan keluar. Ia merasa perjalanannya sudah jauh dan perjuangan yang dilewati terlalu berharga untuk ditinggalkan.
Harapan berkumpul kembali dengan putra dan putrinya di surga menjadi pengikat iman yang paling kokoh baginya. “Rissa percaya dengan keyakinan kita, kalau ada yang wafat kita akan dikumpulkan kembali. Jadi Rissa masih pengin ketemu sama Yusuf dan Alesha,” pungkasnya.
