Grup band Ungu menggelar konser tunggal untuk merayakan 30 tahun perjalanan karier mereka di industri musik Indonesia. Konser bertajuk “Waktu Yang Dinanti – Final Chapters” itu berlangsung di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Selatan, pada Jumat (30/10) malam.
Dalam konser tersebut, para Cliquers, sebutan bagi penggemar Ungu, diajak mengenang kembali karya-karya band itu sepanjang tiga dekade berkarya.
Andien Berduet Lagi dengan Ungu
Ungu memberi kejutan bagi penonton dengan menghadirkan Andien ke atas panggung saat mereka membawakan lagu “Saat Bahagia”. Vokalis Ungu, Pasha, menyatakan bahwa penampilan itu menjadi kali pertama bandnya kembali berduet dengan Andien setelah 19 tahun.
“Kalau menurutku, Ungu dari awal sampai saat ini, spirit-nya nggak pernah berubah,” tutur Andien kepada kapanlagi.com di Tennis Indoor Senayan, Jakarta Selatan.
Andien berharap Ungu tetap solid, tetap membumi, dan terus berkarya di dunia musik Indonesia. Menurutnya, Ungu merupakan band yang sangat kekeluargaan.
“Menurutku, Ungu ini sosok band yang kekeluargaan banget. Benar-benar luar biasa sekali,” ujarnya.
Andien dan Pasha tampil energik membawakan “Saat Bahagia” sambil menari bersama. Penonton pun ikut bernyanyi dan larut dalam nostalgia lagu tersebut.
Kejutan dari Anak Pasha dan Enda
Bukan hanya Andien yang menjadi kejutan pada malam itu. Penonton juga dibuat takjub oleh penampilan Kiesha Alvaro, anak Pasha, yang berduet dengan Zara Leola, anak Enda.
Di atas panggung, keduanya tidak sekadar menunjukkan kemampuan bernyanyi, tetapi juga menyampaikan rasa sayang dan terima kasih kepada ayah masing-masing.
Selain Andien, konser tiga dekade Ungu turut menghadirkan sejumlah musisi lain, di antaranya Rossa dan Lesti Kejora. Bersama Ungu, Rossa membawakan lagu duet legendaris mereka, “Terlanjur Cinta”, yang dirilis pada 2009. Penampilan itu menghidupkan suasana penonton lewat suara Rossa yang membawakan lagu bernuansa galau tersebut.
Lesti Kejora juga tampil berduet dengan Ungu membawakan lagu “Bismillah Cinta”.
