Personel grup ADAM, Anandito Dwis, mengungkap perkembangan perbaikan rumahnya di kawasan Bandung, Jawa Barat, yang terbakar pada 30 April 2026. Ia menyebut rumah itu tidak dibangun ulang secara keseluruhan, melainkan hanya ruangan yang masih layak pakai yang difungsikan kembali. Hal tersebut ia sampaikan dalam kanal YouTube Insertlive, Kamis (29/10/2026).
Perbaikan baru sebatas atap sementara
Anandito menuturkan, para tukang sudah mulai pulang sekitar dua minggu sebelum ia memberi keterangan. Menurutnya, tahap awal pembersihan dan perbaikan sementara sudah rampung, tanpa membongkar total bangunan.
“Alhamdulillah tukang sudah mulai pulang dua mingguan kemarin. Kita tidak membangun ulang, tapi mana-mana ruangan yang masih bisa kita fungsikan, kita fungsikan. Bahkan ada ruangan yang masih utuh, kita tembok setengah dulu biar ada ruangan yang sudah bersih,” ujarnya.
Suami Anisa Rahma itu menjelaskan, perbaikan saat ini diarahkan pada perlindungan dasar agar rumah bisa ditempati tanpa terganggu cuaca. Atap sementara sudah dipasang untuk menampung seluruh anggota keluarga. Ia pun mengakui bagian dalam pintu tengah rumahnya masih berantakan, tetapi masih dapat digunakan.
Bantuan kerabat dan trauma pascakebakaran
Soal biaya perbaikan, Anandito menyatakan bersyukur karena banyak pihak yang peduli. Dukungan keluarga, kerabat, dan teman yang langsung memberi bantuan disebutnya menjadi penopang utama, terutama karena rumah tersebut juga menjadi tempat berkumpulnya sang mama dan anggota keluarga lain.
Kebakaran itu meninggalkan trauma bagi Anandito. Ia menyebut proses pembersihan puing membutuhkan puluhan armada truk, dengan sekitar 20 truk bolak-balik mengangkut sisa kebakaran. Kehilangan rumah yang penuh kenangan membuatnya sempat sangat terpukul hingga tidak bisa tidur.
Seluruh barang berharga dan benda kenangan keluarga musnah. Anandito dan Anisa Rahma kini harus melengkapi kembali perlengkapan rumah tangga dari nol.
“Rumahnya tuh full figura momen kita nikah dan lainnya. Koper traveling, sofa tuh enggak ada. Kosong lagi, kita jadi harus ngisi lagi,” tuturnya.
Meski melewati ujian berat, Anandito memilih tetap optimistis dan mengambil hikmah positif dari peristiwa tersebut. Ia berharap ada kebaikan yang disiapkan setelah musibah yang menurutnya akan terus terekam di ingatannya itu.
