Bunga kenikir hias dengan warna cerah membuat taman lebih menarik, tetapi batangnya tidak cukup kuat saat hujan deras. Tanaman yang dikenal sebagai Cosmos sulphureus atau Cosmos bipinnatus ini sebenarnya mudah tumbuh, namun kondisi tanah, pupuk, jarak tanam, dan penyangga tetap perlu diperhatikan.
Penyangga dan lokasi tanam
North Carolina State University Extension menyebut varietas kenikir yang tumbuh tinggi bisa memerlukan penyangga saat angin kencang dan badai. University of Maryland Extension menambahkan bahwa tanaman semusim berbatang tinggi, termasuk beberapa varietas kenikir, perlu penopang agar terlindung dari angin dan hujan.
Penopang dipasang saat tanaman mencapai sekitar sepertiga tinggi maksimalnya. Bambu, kayu, atau tongkat tanaman ditancapkan hati-hati di dekat batang agar akar tidak rusak, lalu batang diikat dengan tali lembut yang tidak terlalu kencang. Untuk batang halus, beberapa tongkat dan tali dapat disusun menyilang; University of Maryland Extension menyatakan cara ini menahan batang tanpa membuatnya mudah terluka.
Penyangga tidak selalu cukup bila batang sudah terlalu tinggi, rapuh, atau menerima tekanan angin kuat. Tali yang diikat terlalu erat pun bisa melukai batang dan membuatnya lebih gampang rusak.
Soal cahaya, North Carolina State University Extension menyebut kenikir memerlukan setidaknya setengah hari sinar matahari langsung. Utah State University menyarankan paparan sekitar 8 jam sehari. Cahaya yang cukup membantu tanaman tumbuh baik dan menghasilkan lebih banyak bunga. Pilih lokasi yang tidak terlalu terbuka terhadap angin kencang karena tanaman yang sering diterpa angin dan hujan lebih berisiko membungkuk atau patah.
Bunga kenikir tidak selalu perlu dipindahkan ke tempat teduh saat musim hujan karena masih memerlukan cahaya. Meski begitu, pot yang berada di lokasi sering terkena hujan deras dan angin kencang bisa dipindahkan sementara ke tempat lebih terlindung, asalkan tetap mendapat sinar matahari.
Jika tanaman sudah roboh, periksa batang dan akarnya. Batang yang hanya miring tetapi belum patah bisa ditegakkan perlahan dan diikat ke penyangga dengan tali yang tidak terlalu kencang. Bila batang patah, potong bagian yang rusak memakai gunting tanaman bersih agar bagian sehat tidak terganggu.
Penyiraman dan drainase
Setelah tumbuh baik, kenikir tidak membutuhkan penyiraman berlebihan. Utah State University menyarankan penyiraman mendalam sekitar sekali seminggu setelah bibit tumbuh, dengan kebutuhan air tetap disesuaikan dengan cuaca dan kelembapan tanah.
Pada musim hujan, periksa tanah sebelum menyiram. Bila tanah basah atau tergenang, tunda penyiraman supaya akar tidak selalu lembap. Tanah dengan drainase baik membuat air hujan tidak menggenang lama di sekitar akar.
National Parks Board (NParks) Singapura menyebut Cosmos sulphureus tumbuh baik pada tanah dengan kesuburan sedang, cukup lembap, dan drainase baik. Media tanam yang kelewat subur bisa memicu pertumbuhan terlalu cepat, sehingga batang gampang bengkok. Media dengan nutrisi berlimpah juga disebut Utah State University bisa membuat batang lemah dan tanaman gampang rebah. Karena itu, hindari pemberian pupuk berlebihan, terutama yang memicu pertumbuhan daun dan batang secara cepat.
Setelah hujan deras, periksa apakah ada batang yang miring, patah, atau terlepas dari penyangga. Benahi tali pengikat dan berdirikan lagi batang yang sehat supaya kerusakan tidak meluas. Bagian batang yang patah dipotong dengan gunting tanaman bersih. Pemeriksaan sederhana ini membantu menemukan masalah lebih awal.
Jarak tanam dan pemangkasan
Menanam kenikir terlalu rapat membuat tanaman saling bertumpuk ketika tinggi, mengganggu sirkulasi udara, dan mengurangi ruang bagi batang untuk berkembang. Utah State University menyarankan jarak tanam sekitar 30–60 cm. Jika ditanam agak berdekatan, tanaman bisa saling menopang dan membentuk rumpun yang lebih padat. Jarak tetap disesuaikan dengan jenis dan ukuran tanaman. Varietas tinggi sebaiknya diberi ruang cukup agar batang tidak saling menekan dan perawatan lebih mudah.
Pemangkasan pucuk saat tanaman masih muda mendorong munculnya cabang samping, jadi tanaman tidak cuma memanjang dengan satu batang utama. Pucuk dipangkas hati-hati memakai gunting bersih, dan jangan memangkas terlalu banyak sekaligus agar pertumbuhan tidak terganggu. NParks menyarankan pemangkasan Cosmos sulphureus hingga tinggi yang diinginkan, terutama untuk tanaman di pot atau area terbatas, guna mengatur ukuran agar tidak terlalu tinggi.
Bunga layu atau kering juga sebaiknya dibuang. University of Maryland Extension menyatakan pembuangan bunga dan bakal biji yang tidak segar membantu menjaga pertumbuhan tanaman dan mendorong pembungaan yang berkelanjutan.
