Trenz Indonesia
News & Entertainment

Vihara Tek Hay Kiong Tegal Laksanakan Kirab Gotong Rupang Patung

Perayaan Cap Go Meh Di Kota Tegal

338

TEGAL, Trenzindonesia | Perayaan Cap Go Meh yang di gelar selama 2 hari dari tgl 4 – 5 Februari di Kota Tegal berlangsung semarak. Umat Konghucu dan Tridarma serta beberapa wisatawan yang datang dari berbagai daerah antusias beragam acara yang ditampilkan dalam perayaan Cap Go Meh di Vihara Tek Hay Kiong, Kota Tegal. Umat Konghucu pun melaksanakan kirab gotong Rupang patung dari kelenteng menuju Pelabuhan kota Tegal, Sabtu ( 4/2/2023 ).

Dalam acara yang di gelar Yayasan Kelenteng Tek Hay Kiong, di hadiri Budi Saptaji mewakili Walikota Tegal, Kapolresta Tegal  yang di wakili Kabag Ops Kompol Wibowo Saputra, Letda Lek Saipul Bahroin mewakili komandan Satrad 214  Tegal, Lettu Samsul Hadi mewakili Dan Lanal Tegal, Kapten Czi Suharta, Danramil 01/ Tegal Barat mewakili Dandim 0712 Tegal, Ketua FKUB, Drs. Akhmad Firdaus Muhtadi beserta jajaran lainnya

Terkait perayaan Cap Go Meh, Walikota Tegal Dedy Yon Supriyono dalam sambutan yang di bacakan Budi Saptadji, berharap seluruh kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan sukses tanpa suatu halangan apapun

“Pemerintah kota Tegal sangat mendukung berbagai kegiatan positif yang merupakan gambaran Kota yang Multikultural apalagi kota Tegal saat ini sedang mendedikasikan diri sebagai kota event, selain itu kota Tegal juga sebagai kota rujukan dan masuk dalam delapan tempat yang ideal untuk perayaan imlek di Indonesia. Pasalnya kota Tegal memiliki vihara berusia ratusan tahun dengan perayaan imlek yang selalu meriah, Pemerintah kota Tegal berupaya terus mendukung keberlangsungan berbagai event perayaan, bahkan pemerintah kota Tegal mendorong peningkatan kunjungan Wisatawan domestik dan mancanegara  sehingga di kenal di berbagai daerah”, paparnya.

Berlangsungnya kegiatan perayaan Cap Go Meh, Kapolresta Tegal melalui kabag ops, Kompol Wibowo Saputra  menyampaikan bahwa dalam kegiatan ini pihak polres sudah memploting sejumlah personel untuk laksananakan PAM di lokasi acara untuk beri rasa aman dan antisipasi gangguan Kamtibmas yang mungkin terjadi. Kabag ops juga katakan hal ini bentuk representasi guna berikan keamanan kepada elemen masyarakat di kota Tegal, agar semua kegiatan ini berjalan aman dan lancar

“Kami gelar personel gabungan untuk laksanakan pengamanan di kelenteng Tek Hay Kiong”, tegasnya.

Sementara Gunawan, selaku ketua yayasan Tri Darma Tegal, menyampaikan, kegiatan ini sudah menjadi agenda rutin setiap 15 hari setelah kalender Nasional tahun baru Tionghoa, diadakan perayaan Tahun baru Imlek dan Sejit Kongco Tek Hay Cin Jin tahun 2574/2023

Perayaan tahun ini lebih terasa karena beberapa lalu saat pandemic, tidak bisa adakan perayaan. Sehingga dengan kondisi yang sudah menuju normal, tidak hanya warga etnis tionghoa dari Tegal sekitarnya saja yang hadir bahkan dari luar pulau Jawa.

Menurut Odie Susanto, mewakili umat Tridarma yang hadir, , “Acara ini merupakan tradisi adat istiadat  turun menurun yang wajib di laksanakan setiap tahunnya, menjelang berakhirnya Tahun Baru Imlek sebagai simbol tanda memasuki Tahun yang baru, Harapan Baru. Biasanya untuk menyambut itu diadakan pesta Barongsai Tarian Naga atau KiLLin’, paparnya.

“Untuk rangkaian kegiatan di gelar juga UMKM Kuliner di sepanjang jalan Veteran sebagai puncaknya minggu malam (5/2/2023) juga di nyalakan kembang api di kelenteng Tek Hay Kiong”, Jelas Odie. (Ocdy/Fjr) | Foto: istimewa

Leave A Reply

Your email address will not be published.