Trenz Film | Amanda Manopo merupakan bintang sinetron laris yang mencoba keberuntungan di dunia film layar lebar. Karena menurut sebagian bintang film dan sinetron papan atas, main film lebih eklusif dan elegan ketimbang dunia sinetron.
“Aku pengen sesuatu yang baru, walau sama-sama akting. Tapi kan akting di film layar lebar sesuatu banget. ” Ujar Amanda Manopo.
Yang membuat bintang film “Bisikan Iblis” ini kurang nyaman main sinetron, utamanya karena syuting nya seperti dikejar kejar, sehingga ia tidak sempat untuk mengeksplor kemampuan aktingnya. “Setiap hari kita dikejar kejar jadwal syuting, makanya aku sekarang pilih kos di deket lokasi syuting karena takut terlambat datang ke lokasi syuting,” kata bintang sinetron religi Hidayah ini.
Amanda mengaku lebih nyaman syuting film, selain tidak dikejar-kejar syuting sehingga ia bisa menganalisa peran yang akan dimainkan nya. ” Jadi aku punya waktu untuk mempelajari karakter yang akan dimainkan.” Ujar bintang film Sajen ini.
Meski Ia bermain film horor tapi oleh Hanny R Saputra selaku sutradara ia dituntut untuk bermain dramanya. “Mas Hanny selaku sutradara meminta aku untuk memainkan drama nya saja, makanya nggak terlalu kesulitan,” papar Amanda.
Meski sudah membintangi 3 judul film layar lebar, yakni “Sajen” (Starvision), “Bisikan Iblis” (MD Pictures), dan “Boneka Abdi” (MD Pictures), tapi Amanda tidak berharap dirinya mendapat julukan ratu horor Indonesia. “Nggaklah, masih banyak artis lain yang lebih banyak main film horor ketimbang aku. Dan mainnya juga jauh lebih baik dari aku. Jadi nggak bermimpi untuk mendapat julukan Ratu Horor” tandas Amanda Manopo (Boeyil / Trenz Indonesia)
