HomeHiburanFilmFilm Sihir Pelakor, Teror Nyata dari Podcast Viral Kini Hadir di Bioskop

Film Sihir Pelakor, Teror Nyata dari Podcast Viral Kini Hadir di Bioskop

Published on

Film Sihir Pelakor

Jakarta, Trenzindonesia.com | Rumah produksi Starvision kembali menghadirkan kisah nyata ke layar lebar melalui film horor bertajuk Sihir Pelakor, yang terinspirasi dari cerita Novita Indriani alias Vita. Kisah ini pertama kali dikenal publik lewat episode podcast RJL5 berjudul Sihir Pelakor: Sabdo Pandito, yang telah ditonton lebih dari 4,8 juta kali di YouTube.

Disutradarai Bobby Prasetyo dan ditulis oleh Upi, Sihir Pelakor tak hanya menawarkan ketegangan khas film horor supranatural, tetapi juga menyelipkan drama psikologis keluarga yang mendalam. Film ini menggali tema perselingkuhan, sihir, dan trauma anak akibat keretakan rumah tangga, menjadikannya sajian horor yang tidak sekadar menakut-nakuti, melainkan juga menyentuh sisi emosional penonton.

Ini bukan cuma film horor, tapi cerminan realitas sosial di mana anak-anak menjadi korban dari hancurnya rumah tangga,” ujar produser Chand Parwez Servia dalam konferensi pers di Jakarta.

Dihantui sihir dan luka keluarga

Film ini mengangkat peristiwa nyata yang terjadi pada tahun 2002, ketika keluarga Vita diguncang oleh hilangnya sang ayah, Edi (diperankan Fathir Muchtar), selama 1,5 tahun. Sang ibu, Jumiati (Marcella Zalianty), berusaha tegar membesarkan anak-anak di tengah situasi misterius yang ternyata bermula dari serangan ilmu hitam oleh Rini (Asmara Abigail), seorang pelakor yang menggunakan sihir demi merebut cinta sang ayah.

Peran saya sebagai Jumiati sangat emosional, karena banyak ibu di luar sana yang juga harus bertahan sendirian demi anak-anak,” kata Marcella.

Sementara itu, Neona Ayu yang memerankan Vita mengaku perannya sebagai anak korban perselingkuhan dan gangguan gaib sangat menantang, terutama karena ini adalah debutnya di genre horor.

Saya harus menyelami rasa kehilangan dan ketakutan dari sudut pandang seorang anak yang ditinggal ayahnya,” ujar Neona.

Lebih dari sekadar kisah pelakor

Penulis skenario Upi menekankan bahwa film ini hadir dengan pendekatan yang lebih luas. Sihir Pelakor tak hanya menyoroti tokoh istri sah sebagai korban perselingkuhan, tetapi juga menyuarakan luka yang dialami anak-anak.

Anak-anak sering luput dari perhatian dalam kisah seperti ini. Padahal mereka juga mengalami trauma yang dalam,” jelas Upi.

Aktris Asmara Abigail, yang berperan sebagai Rini si pelakor, menyebut bahwa peran antagonis ini menuntut pendekatan psikologis yang kompleks. Ia mendalami karakter Rini sebagai sosok yang manipulatif dan merasa memiliki kekuatan melalui sihir.

Rini bukan hanya jahat, dia merasa punya kendali dan ilusi kuasa atas orang lain. Itu yang membuatnya berbahaya,” ungkap Asmara.

Dari cerita audio ke visual yang menghantui

Setelah sukses mengadaptasi cerita Petaka Gunung Gede dari kanal RJL5 ke film, Starvision kembali berkolaborasi dengan kanal horor populer ini untuk mengangkat kisah Vita ke layar lebar.

Versi film menyajikan emosi yang lebih intens dan visual yang menggugah. Ini bukan sekadar adaptasi, tapi pengalaman baru,” ujar Chand.

Vita, yang kisah hidupnya menjadi inspirasi film ini, berharap Sihir Pelakor bisa menjadi pengingat bagi banyak keluarga akan bahaya perselingkuhan dan sihir dalam kehidupan nyata.

Semoga film ini bisa membuka mata banyak orang agar lebih waspada. Ini bukan hanya cerita saya, tapi peringatan bagi semua,” tutur Vita.

Tayang serentak 31 Juli 2025

Film Sihir Pelakor dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 31 Juli 2025. Dengan campuran elemen horor, drama, dan kenyataan yang mengusik, film ini siap menjadi salah satu tontonan paling menggugah tahun ini.

[©Dandung]

Latest articles

Zephyer Project Vol. 4 Siap Guncang Bekasi, Denny Caknan, NDX A.K.A, dan Aftershine Jadi Magnet Festival Musik Koplo Modern

Bekasi ,Trenzindonesia.com – Gelombang popularitas musik koplo modern di Indonesia masih terus menunjukkan tren...

Slank Rilis Album Republik Fufufafa, Suarakan Isu Lingkungan dan Kritik Sosial

Jakarta – Grup musik legendaris Slank resmi merilis album studio ke-26 bertajuk Republik Fufufafa...

Nasionalisme Jadi Benteng NKRI di Perbatasan, Akademisi Ingatkan Ancaman Tak Lagi Datang dari Senjata

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah derasnya arus globalisasi dan meningkatnya ancaman kejahatan lintas...

Kaset 80an Retro Groove Tour 2026 Sukses Guncang Yogyakarta & Semarang, Bawa Ribuan Kenangan Manis Era 80-an Kembali Hidup

Suasana hangat penuh nostalgia menyelimuti Tip Tap Toe Cafe, Sleman, Yogyakarta, Jumat malam (5/6/2026),...

More like this

Mulai Tayang Hari Ini! Nobody Loves Kay Jadi Suara Perjuangan Gen Z Mengejar Mimpi dan Membuktikan Mereka yang Meremehkan Salah

Jakarta, 4 Juni 2026 – Film drama remaja yang paling banyak diperbincangkan tahun ini,...

Asmara Gen Z Love Fest Hadirkan Pengalaman Interaktif bagi Penggemar di Cileungsi Bogor,

Bogor,Trenzindonesia.com – Fenomena sinetron remaja "Asmara Gen Z" kembali menunjukkan daya tariknya melalui...

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...