HomeHiburanFilmTAKUT KAWIN Sebuah Film Komedi Romantis

TAKUT KAWIN Sebuah Film Komedi Romantis

Published on

Trenz Film | Adegan pembuka filmbertajuk “Takut Kawin” sudah berhasil memancing tawa penonton, ketika Bimo (Herjunot Ali) “dipaksa” oleh teman-temannya untuk melamar Lala (Indah Permatasari). Tetapi karena Bimo tidak memiliki persiapan apa-apa, temannya, Ganda (Babe Chabita) meminjam cincin seorang lelaki untuk diberikan kepada Bimo, yang kemudian memasukannya ke jari manis Lala. Adegan melamar dengan memasukan cincin batu akik lelaki ke jari Lala mengundang tawa.

Film Takut Kawin Produksi Amanah Surga Productions yang di produseri oleh Nasrul Warid dan berdurasi 90 menit ini berhasil memberikan hiburan yang segar. Setiap pemain berkontribusi bagi keberhasilan itu. Bukan saja para komika yang memang memiliki keahlian berkomedi ria, pemain seperti Herjunot Ali, Junior Liem, Asri Welas dan Denny Chandra ikut menghidupkan cerita. Tentu saja apresiasi patut diberikan kepada Indah Permatasari yang berakting begitu kuat, terutama ketika memperlihatkan mimik marah dan sedih.

Para wartawan  film yang biasanya kritis dan pelit untuk tertawa kalau film tidak lucu.  Ketika nonton film ini pada tertawa lepas. “Sebagai penonton saya terhibur, keren,  saya berharap film ini bisa di nikmati penikmat film Indonesia,”  ujar Herman Wijaya,  kritikus film dan wartawan senior ini tanpa tedeng aling aling.  (Tebe/TrenzIndonesia)

 

Latest articles

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap jamaah haji tahun 2026 asal Lombok dan Mataram di Kota Mekkah

Jeddah,Trenzindoensia.com - Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati melakukan kunjungan ke hotel tempat menginap...

Saat Dunia Menjadikan Anggrek Mesin Devisa, Indonesia Masih Jalan di Tempat

Surabaya, Trenzindonesia.com - Di tengah gemerlap industri anggrek dunia yang terus tumbuh menjadi sumber...

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...

Esensi Perintah Kurban : “Memberi, Taat dan Dekat”

Esensi Perintah Kurban : “Memberi, Taat dan Dekat” BEKASI,– Menurut Ketua Umum Yayasan Humaniora Rumah...

More like this

Film Nobody Loves Kay: Kisah Perjuangan Atlet Esports yang Ditentang Keluarga hingga Bertarung di Panggung Dunia

Dunia esports kembali diangkat ke layar lebar lewat film Nobody Loves Kay, sebuah drama...

Valdi Mulya Bangun Karier dari Videoklip hingga Film Layar Lebar

BEKASI, Tresnzindonesia.com - Valdi Mulya perlahan membangun namanya di industri hiburan Tanah Air melalui berbagai bidang,...

Misteri “Aku Harus Mati”: Sukses Dari Kerja Keras atau Pesugihan? Horor Ini Sentil Budaya Flexing

Jakarta. Trenzindonesia.com | Di tengah maraknya budaya flexing di media sosial yang kerap...