HomeNewsEdutainmentABI Sandang Jawara KDI Milenial

ABI Sandang Jawara KDI Milenial

Published on

Trenz Music |Sebagai ajang pencarian bakat penyanyi dangdut Kontes Dangdut Indonesia (KDI) hadir tidak hanya sebagai pelopor tapi juga terdepan dan bergengsi. Meski di stasiun televisi lain mencoba menghadirkan program sejenis, namun nama besar KDI tetap terjaga. Ini dibuktikan dengan kesediaan pedangdut papan atas seperti Elvy Sukaesih, Rita Sugiarto, Ikke Nurjanah, Iis Dahlia, Ayu Ting Ting dan Hendro Saky menjadi dewan juri. Sehingga hasil para pemenangnya pun bisa bersaing dengan kontes sejenis di televisi lain.

“Lega, Alhamdulillah KDI berjalan mulus. Ratingnya lumayan bagus, sehingga KDI mendapat tempat di hati masyarakat. ” Ujar Endah Hari Utari Programming and Acquisition director MNCTV, saat pelepasan pemenang dan Finalis KDI di Tower 1 MNC Media Kebon Jeruk Jakarta Barat

Setelah melalui perjuangan panjang yang melelahkan selama 3,5 bulan, akhirnya kontes penyanyi dangdut masa depan berakhir.

Pertarungan Grand Final Selasa malam (2/10), menghadirkan dua finalis yakni Delima asal Tanjung Balai dengan Abi asal Sidrap. Setelah berkompetisi secara ketat, pemuda ganteng asal Sidrap, Abi berhasil menjadi jawara KDI era Milenial. Abi berhasil menyingkirkan Delima asal Tanjung Balai Sumatra Utara dan sukses menyandang gelar sebagai Jawara KDI Milenial. Tidak hanya itu, secara keseluruhan, Abi mampu mengalahkan 12.344 peserta KDI 2018 dari 8 kota audisi.

Pada laga pamuncak,  kedua finalis mendapatkan tiga tantangan dari juri, yakni ‘Zona Battle’, ‘Zona Kolaborasi’, dan ‘Zona Amazing Star’. Tak hanya itu, di Grand Final KDI 2018 kali ini semakin semarak dengan kehadiran band dan musisi papan atas Judika, Armada, Sabyan, Iyeth Bustami, dan Elvy Sukaesih.

Sementara Grand Final KDI 2018 dibuka oleh penampilan Delima dan Abi berduet dengan band Armada membawakan lagu ‘Pulang Malu Tak Pulang Rindu‘ berhasil membuka acara menjadi semakin meriah.

Trio Host papan atas Raffi Ahmad, Wendi Cagur, dan Ruben Onsu memberikan tantangan pertama kepada kedua peserta lewat ‘Zona Battle’.

Delima menunjukan kualitasnya dengan berduet bareng pesaingnya Abi melantunkan tembang ‘Sebelas Dua Belas & Lets Have Fun Together‘, Maling & Ini Dangdut’, ‘Gerimis Melanda Hati & Mahal‘. Kontestan asal Tanjung Balai ini tampil memukau dan mendapatkan pujian dari juri Ikke Nurjanah.

Delima

“Keduanya memang juaranya, karena totalitasnya dapet banget, ekspresinya dan kontrol nadanya juga bagus, aku suka Delima” puji pelantun lagu Terlena.

Pun pada tantangan kedua, yakni ‘Zona Kolaborasi’ dimana para kontestan berduet dengan para artis ternama. Kali ini, Delima berkolaborasi dengan Judika menyanyikan lagu ‘Laksamana Raja di Laut‘ tampil keren dan menguasai tantangan kedua tersebut. Sedangkan Abi berkolaborasi dengan Sabyan dengan lagu ‘ya habibal qalbu’, dan penonton pun ikut larut dalam kesyahduhan duet tersebut.

Selanjutnya  pada tantangan pamungkas, yakni pada ‘Zona Amazing Star’. Pada tantangan terakhir kali ini, Delima membawakan lagu ‘Iming-Iming‘ sukses melahap semua tantangan yang diberikan para juri. Abi berduet dengam Master Bertha dengan menyanyikan lagu’ Kandas‘, kemudian Abi terus menjadi pilihan para juri.

Abi

Melihat perjalanan Abi di KDI 2018 ini perjalanannya tak semulus yang diikira banyak orang. Pada babak Gerbang KDI, Abi sempat terjemput, namun pada babak 20 besar Abi mendapatkan kesempatan wild card dari para juri dan berhasil lolos dalam babak kontes. Siapa sangka dirinya menjadi juara 1 KDI 2018.

“Benar-benar surprise dan enggak nyangka. Bisa masuk final aja mimpi, apalagi sampai menang. Semua berkat doa mamah yang nggak pernah putus”ujar pria berusia 18 tahun ini.

Soal hadiah uang 500 juta, selain akan dipergunakan untuk membeli rumah. “Saya akan belikan mamah rumah, sisanya untuk membantu pembangunan masjid dan donasi buat korban bencana Palu dan Donggala,” paparnya.

Sementara Delima sebagai juara 2 mengaku tidak menyangka bisa masukan babak grand final. Karena ketika mengikuti ajang KDI memang bukan impiannya. “Saya mengikuti KDI karena dorongan Pemda Tanjung Balai yang melihat saya punya bakat sebagai penyanyi dangdut. Makanya waktu mengikuti ajang ini nggak pernah berfikir muluk-muluk. Sampai masuk final aja sudah bersyukur, apalagi sampai meraih juara 2,” kata gadis berusia 15 tahun ini.

Hadiah yang didapat akan dibelikan rumah dan membelikan mobil ayahnya. “Hadiah tersebut akan saya belikan rumah buat orang tua. Selain itu saya juga akan belikan bapak mobil,  Biar bapak nggak narik bentor lagi,” kata Delima sambil senyum. (Boeyil / TrenzIndonesia) | Foto: Boeyil

 

Latest articles

Menjaga Marwah Pesantren, Gus Yahya dan Nyai Alissa Perkuat Gerakan Nasional Pesantrenku Aman di Lampung

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap pentingnya perlindungan anak dan lingkungan...

Aylawati Sarwono Raih Juara Asian Tango Championship 2026 di Tokyo, Bukti Kiprah Indonesia di Panggung Seni Dunia

TOKYO, Jepang , Trenzindonesia.com — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra-putri Indonesia di tingkat internasional. Penari...

Mayang Lucyana Fitri Gebrak Industri Musik dengan Lagu Koplo “Boncengan Baru”, Siap Goyang Pecinta Musik Tanah Air

Jakarta – Penyanyi muda Mayang Lucyana Fitri kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Indonesia...

Pempek Ibu Iin Laris Manis di Final PFL 2026, Bukti UMKM Bisa Tumbuh dari Panggung Olahraga Nasional

Jakarta, Trenzindonesi.com | Riuh sorak ribuan penonton yang memadati GOR Universitas Negeri Yogyakarta saat...

More like this

Mayang Lucyana Fitri Gebrak Industri Musik dengan Lagu Koplo “Boncengan Baru”, Siap Goyang Pecinta Musik Tanah Air

Jakarta – Penyanyi muda Mayang Lucyana Fitri kembali menunjukkan eksistensinya di industri musik Indonesia...

Andrigo Hentak Panggung Milad Ke-61 Inhil, Ribuan Penonton Larut dalam Euforia

Tembilahan – Malam puncak perayaan Milad Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) ke-61 berlangsung meriah dan...

Roy Romly Siapkan Single Anthem Filantropi, Dedikasi untuk Para Pejuang Kemanusiaan

Jakarta – Konselor dan pegiat sosial H. Muchamad Romly, S.Sos.I., M.E.Sy., atau yang akrab...