HomeHiburanMusicAnother Project Kembali dengan Album Terbaru "Janganlah Padam!"

Another Project Kembali dengan Album Terbaru “Janganlah Padam!”

Published on

Cirebon, Trenzindonesia | Setelah hampir dua dekade berkarya, Another Project, band reggae asal Desa Klayan, Cirebon, kembali dengan album terbaru mereka yang bertajuk Janganlah Padam!

Album ini dirilis pada tahun 2024, membawa pesan semangat dan optimisme dalam menghadapi dinamika kehidupan.

Another Project yang terbentuk pada tahun 2005 ini dikenal karena gaya musiknya yang unik, memadukan irama reggae khas Jamaika dengan sentuhan musik pesisir Pantura. Band ini terdiri dari Ophay (Vokal/Gitar Ritme), Cepe Hendrix (Gitar Utama), Opik (Bass), dan Telix (Drum). Meskipun sempat mengalami pergantian personel, semangat mereka untuk terus berkarya tidak pernah surut.

Another Project Kembali dengan Album Terbaru "Janganlah Padam!"
Another Project

Album Janganlah Padam! merupakan cerminan dari perjalanan panjang dan berbagai pengalaman hidup para anggotanya. Album ini berisi enam lagu yang masing-masing memiliki warna musik berbeda, namun tetap mempertahankan ciri khas Another Project yang penuh semangat. Lagu-lagu di album ini, seperti “Entah” dan “Janganlah Padam,” menghadirkan nuansa rock 90-an dengan tambahan sound distorsi yang kuat, namun tetap menjaga akar reggae mereka.

Track pembuka album ini, “Intro (Pantura Sound),” memperkenalkan pendengar pada perpaduan antara musik Jamaica Ska dan melodi khas musik Tarling, yang merupakan musik otentik dari wilayah Pantura Cirebon. Sementara itu, lagu “Freedom Fighter” menjadi anthem bagi para penggemar Another Project, mengajak mereka untuk bernyanyi dan menari bersama dalam setiap penampilan live band ini.

Lagu penutup, “Pantang Menyerah,” menutup album ini dengan pesan kuat untuk terus berjuang dan tidak menyerah. Dengan ketukan drum ala musik punk dan distorsi gitar rock, lagu ini membawa energi positif yang menginspirasi pendengar.

Proses perekaman album ini dilakukan di Jags Studio Records, Cirebon, dengan mixing dan mastering di Trek House Studio, Surabaya, dengandibantu oleh Pras Imansyah(drummer Skabanton)sebagai operator.  Dalam prosesnya, Another Project juga melibatkan musisi tarling asal Cirebon, Mang Akid, yang mengisi part suling di salah satu lagu. Semua lirik ditulis oleh Ophay, sementara komposisi musik dikerjakan bersama oleh seluruh personel Another Project.

Album Janganlah Padam! dirilis secara mandiri oleh Another Project dalam bentuk fisik berupa kaset pita, serta tersedia secara digital di berbagai platform streaming seperti iTunes, Spotify, dan Deezer. Lagu “Pantang Menyerah” bahkan telah dirilis lebih awal oleh label Doggyhouse Records, label asal Yogyakarta milik band Shaggydog. (PR/Fjr) | Foto: istimewa

Latest articles

Diskusi Publik :Dana asing ke NGO disorot, BEM Nusantara: Rawan jadi alat kepentingan global

Jakarta,Trenzindonesia.com - Aliran dana asing ke organisasi non-pemerintah (NGO) menjadi sorotan dalam diskusi publik...

ISOPLUS Run Series 2026 Targetkan 17 Ribu Pelari di Jakarta dan Surabaya

Jakarta , Trenzindonesia.com - ISOPLUS kembali menggelar ajang lari tahunan ISOPLUS Run Series...

Dari Villa Bersejarah ke Kampus Impian: Cara Villa Merah Cetak Talenta Seni Muda

Jakarta,Trenzindomesia.com - Di sebuah bangunan bersejarah peninggalan tahun 1922 karya arsitek Belanda RLA Schoemaker,...

Halal Bihalal Perdana FORWAN: Momentum Bangun Solidaritas, Siap Cetak Generasi Wartawan Hiburan Baru

Jakarta, Trenzindonesia.com | Untuk pertama kalinya, Forum Wartawan Hiburan Indonesia (FORWAN) menggelar Halal...

More like this

Diskusi Publik :Dana asing ke NGO disorot, BEM Nusantara: Rawan jadi alat kepentingan global

Jakarta,Trenzindonesia.com - Aliran dana asing ke organisasi non-pemerintah (NGO) menjadi sorotan dalam diskusi publik...

ISOPLUS Run Series 2026 Targetkan 17 Ribu Pelari di Jakarta dan Surabaya

Jakarta , Trenzindonesia.com - ISOPLUS kembali menggelar ajang lari tahunan ISOPLUS Run Series...

Dari Villa Bersejarah ke Kampus Impian: Cara Villa Merah Cetak Talenta Seni Muda

Jakarta,Trenzindomesia.com - Di sebuah bangunan bersejarah peninggalan tahun 1922 karya arsitek Belanda RLA Schoemaker,...