Trenz Music | Awal 2018 kembali menunjukan kebangkitan musik Indonesia, khususnya karya musik dan musisi yang pernah menjadi karya emas dan hits di era 80an.
Era yang pernah menjadikan musik Indonesia berjaya di negeri sendiri, bahkan era dimana musisi Indonesia juga mulai dihargai dan diperhitungkan berkat sukses menjadi jawara di beberapa festival musik International.
Cukup menjamurnya beragam ajang cipta lagu yang dikemas dengan nama festival seperti Festival Lagu Populer Indonesia (FLP), Festival Lagu Populer Asean (FLPA), Lomba Cipta Lagu Remaja (LCLR) dan ajang festival lainnya, sekaligus menjadi kawah candradimuka bagi para musisi Indonesia untuk terus melakukan beragam karya kreatif.
Selain banyak melahirkan karya hebat, beragam Festival itu juga banyak melahirkan penyanyi-penyanyi hebat yang namanya masih masyur hingga saat ini.
Sebut saja nama-nama seperti Titiek Puspa, Hetty Koes Endang, Harvey Malaiholo, Andi Meriem Mattalatta, Vina Pandu Winata, Chrisye, Grace Simon, Utha Likumahuwa, Ruth Sahanaya hingga Trie Utami.
Era tersebut juga membuktikan banyaknya musisi handal yang lahir dan kini masuk kategori legendaries berkat karya-karya dan suara emasnya seperti Yockie Suryo Prayogo, James F Sundah, Fariz RM, Achmad Albar bersama Godbless, Dian Pramana Poetra & Deddy Dhukun (2D), Mus Mujiono, Yovie Widianto, Atiek CB, Malida, Tika Bisono, January Christie, Yopie Latul, Oddie Agam, Kahitna, Java Jive, dan lainnya.
Dan karya-karya musisi yang tenar di era 80an seolah kembali naik daun untuk dinikmati di era sekarang. Kerinduan untuk menikmati lagu-lagu hits di tahun 1980an ini bahkan juga bisa dinikmati oleh anak anak zaman now sekalipun.
Menyusul dihelatnya konser musik bertajuk Pagelaran Sang Bahaduri, di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta pada Rabu, (24/1) yang menampilkan karya emas Yockie Suryo Prayogo serta musisi-musisi Indonesia ternama, kini hadir pula konser musik bertajuk “Back Story Music Concert 2018” yang akan dihelat, Jum’at, 26 Januari 2018 mulai pkl. 19.00 WIB, di gedung Balai Sarbini, Jakarta.
Digagas oleh 2D Project Production (Deddy Dhukun, Dian Pramana Poetra & Tujuh Bintang) dan PT Kemilau Sinar Mentari. Dipersembahkan oleh bank BJB, konser musik “Back Story Music Concert 2018” yang mengusung tema ‘Membangun Kembali Memori Masa Lalu’, akan menampilkan aksi Tujuh Bintang yakni penyanyi legendaris Dian Pramana Poetra, Deddy Dhukun, Fariz RM, Atiek CB, Trie Utami, Mus Mujiono dan Yopie Latul yang tentunya akan menyajikan lagu lagu mereka yang hits di tahun 1980an.
Tak hanya aksi Tujuh Bintang, “Back Story Music Concert 2018” yang dijanjikan akan akan tersaji dalam konsep berbeda untuk membuat para penonton dan penggemar puas ini juga akan diramaikan oleh Viana Panduwinata sebagai guest star serta penampilan special dari Benito, Dirut bank bjb Ahmad Irfan dan Agus Muharam.
Tentunya dengan penampil yang dieranya mampu menghadirkan karya-karya indah dan hits, maka “Back Story Music Concert 2018” diyakini akan mampu menghadirkan kembali moment nostalgia lewat serangkaian tembang seperti September Ceria, Kasmaran, Biru, Bohong, Keraguan, Sakura, Barcelona, Terserah Boy, Risau, Mungkinkah Terjadi, Arti Kehidupan, Poco-Poco dan lainnya.
Bahkan Atiek CB yang kini tinggal di Amerika pun sengaja didatangkan ke Indonesia guna memeriahkan “Back Story Music Concert 2018”.
“saya akan bawakan lagu-lagu lama saya yang sudah cukup dikenal seperti Terserah Boy, Risau dan Maafkan” Ujar Atiek CB, beberapa waktu lalu saat ditemui di Café Wanna Be, Mayestik, Jakarta Selatan.
“Saya senang, panggung musik Indonesia kembali memberi ruang kepada musisi-musisi senior”, tambah penyanyi yang lekat dengan kacamata hitamnya ini.
Dalam “Back Story Music Concert 2018” yang akan dikemas apik dan meriah dengan dukungan sound systemserta lighting yang berkualitas dan mapping concert terbaik, 2D yang terdiri dari Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun akan tampil sebagai pemandu acara yang didukung penyanyi lainnya.
Ide dan konsep ‘Back Story Music Concert 2018’ memang sudah di persiapkan dengan sangat matang di tahun 2017 oleh Deddy Dhukun, Dian Pramana Poetra, Ruddy Lasut dan Rio sebagai promotor acara. Tentunya dengan suguhan konsep yang berbeda, diharapkan penonton dan penggemar akan terpuaskan di moment nostalgia ini.
‘Back Story Music Concert 2018’ bisa disaksilan dengan pilihan tiket yang dibandrol Rp. 1.500.000,. (Platinum), Rp. 750.000,. (Gold), Rp. 400.000,. (Silver), dan Rp. 400.000,. (Balcony). Yang bisa didapatkan di Indomaret dan bank BJB.
Khusus bagi nasabah bank BJB, bisa mendapatkan toket secara gratis dengan syarat melakukan top up atau account baru tabungan Tandamata bank BJB sesuai nominal yang disyaratkan.
Untuk pemegang kartu gold Tandamata bank BJB, bisa mendapatkan tiket dengan menjadi nasabah baru minimal setoran awal 1,5 juta Rupiah dan Top Up 2 juta Rupiah untuk nasabah eksisting. Pemegang kartu silver, pembukaan rekening baru senilai 1 juta Rupiah dan top up nasabah eksisting 1,5 juta Rupiah dan terakhir untuk balcon, pembukaan rekening senilai 500 ribu Rupiah dan top up 1 juta Rupiah.
Sementara bagi nasabah Precious, bank BJB kuga memberi kesempatan emas untuk menyaksikan ‘Back Story Music Concert 2018’ buat mereka yang melakukan closing produk bancassurance premi minalal 25 juta Rupiah/polis mendapatkan dua tiket gratis serta reksadana Rp. 100 juta periode Januari 2018 akan mendapat satu tiket.
Begitpun untuk nasabah eksisting BJB Precious yang anggota keluarganya membuka rekening baru dengan tabungan minimal Rp. 3 juta akan mendapat tiket gratis. Nasabah baru Precious per Januari 2018 juga akan mendapatkan tiket nonton konser secara Cuma-Cuma. (PR/Fjr/TrenzIndoneisa) | Foto: fajar
