
Samarinda, Trenz Music | Ada yang menarik, kala menghadiri acara undangan wedding di Hotel Mesra, Samarinda, Kalimantan Timur beberapa waktu lalu.
Dipanggung hiburan, terdengar lagu milik penyanyi Sherina Munaf yang berjudul ‘Cinta Pertama dan Terakhir’, terlantun indah dari suara gadis mungil yang baru berusia 10 tahun bernama Ratu Tasha. Dengan keluguannya, Ratu Tasha tampil penuh percaya diri menghibur para tamu undangan yang hadir.
“Aku memang suka dengan kak Sherina Munaf, baik lagu anak anaknya maupun kak Sherina remaja dan dewasa” jawab Ratu Tasha saat ditanya TrenzIndonesia usai penampilannya di acara tersebut.
“Selain lagunya enak, suaranya juga bagus” tambahnya.

Sebagai penyanyi cilik, Ratu Tasha yang lengkapnya bernama Ratu Tasha Devana Ramadhani, adalah pelantun lagu Kasih Mama ciptaan Dommy Allen. Maka tak heran, diusianya yang masih anak-anak, putri sulung dari 3 bersaudara yang lahir di Surabaya pada 1 September 2010 dari pasangan dr. H.A.R Shinta Surya Kencana dan H.R Haman Sagaf SH. MKn ini sudah tak ragu atau seakan terbiasa dan tanpa canggung untuk menyanyi dihadapan banyak orang.
Ratu Tasha dan adiknya yang bernama Sultan Harsha (8 tahun) dan Ratu Arissa Kamilla (5 bulann), merupakan cucu dari pasangan Harry Kutai atau Pangeran Harry atau DR. H.A P.M Haryanto Bachroel yang bergelar Pangeran Gondo Perawiro dengan Ny. Hj. Dayang Telchip Suryani S.Sos. M.Kes bergelar Raden Putrowati.

Seolah mewarisi talenta dari Kakeknya yakni Harry Kutai yang ditahun 2020 ini sempat merilis single terbarunya berjudul ‘Peluklah Aku Dalam Cintamu’ karya musisi Dommy Allen, Ratu Tasya seolah menjadi embun pagi yang hadir guna mencerahkan serta mewarnai perbendaharaan lagu anak anak yang memang semakin langka karena hampir tergerus oleh maraknya lagu lagu pop yang lebih banyak dikonsumsi oleh kalangan remaja bahkan dewasa.
Bahkan, berkat support maksimal dari kakeknya Pangeran Harry serta dukungan dari kedua orang tuanya, adik Ratu Tasha yang bernama Sultan Harsha dengan talentannya juga ikut hadir mewarnai dunia musik anak Indonesia dengan singlenya yang berjudul ‘Sayang Mama Papa’ yang juga karya musisi Dommy Allen.
Tak ingin setengah hati,hadir untuk sekedar mewarnai industri musik Indonesia, kini Ratu Tasha juga kembali sibuk mempersiapkan single lagu anak terbarunya.
“Aku memang sedang mempersiapkan single lagu anak terbaruku, genrenya masih pop anak anak yang dikemas dengan nuansa musik yang riang dan ceria”, lanjut gadis cilik yang lahir di Surabaya pada 1 September 2010.

“Pokoknya aku ingin seperti kak Sherina Munaf, sukses menjadi penyanyi yang penuh karya, bahkan prestasinya mampu mewarnai kekosongan lagu anak anak Indonesia pada saat itu”, cetus Ratu Tasha antusias.
Sebagai anak yang diharapkan mampu menjadi kebanggaan orang tuanya terlebih kakeknya Harry Kutai yang juga seorang penyanyi, Ratu Tasha seolah lahir dengan beragam talenta dan memiliki hasrat kuat untuk tumbuh menjadi seseorang yang sarat prestasi.
Bahkan meski masih dalam suasana pandemi covid-19, aktifitas keseharian Ratu Tasha masih berjalan normal, seperti sekolah daring, latihan les piano, les vocal/menyanyi, dan latihan taekwondo. Sementara untuk aktivitas keseharian dirumahnya, Ratu Tasha mengaku ikut bantuin mama dan jagain adiknya yang masih kecil.

Harry Kutai sendiri merasa bangga dengan beragam aktivitas cucunya yakni Ratu Tasha yang sarat prestasi.
“Terus terang sebagai kakeknya, saya merasa bangga, terlebih Ratu Tasha juga memiliki talenta seperti dirinya”, ujar Harry Kutai saat ditanya perihal aktivitas Ratu Tasha.
“Semoga cita cita cucunda Ratu Tasha untuk bisa menjadi penyanyi yang prestasinya mampu menyamai Sherina Munaf, bisa tercapai”, pungkas arry Kutai. (Fjr) Foto: Dok. Pangeran Harry Kutai
