HomeHiburanSelebritiDesainer Migi Rihasalay Jahit Sendiri Bendera Merah Putih, Rayakan Sumpah Pemuda dengan...

Desainer Migi Rihasalay Jahit Sendiri Bendera Merah Putih, Rayakan Sumpah Pemuda dengan Cinta Tanah Air

Published on

Desainer Migi Rihasalay

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah gegap gempita peringatan Hari Sumpah Pemuda, desainer Migi Rihasalay memilih cara yang berbeda untuk mengekspresikan rasa nasionalismenya. Istri arsitek Andrew James itu melakukan “tapak tilas perjuangan pahlawan” dengan menjahit sendiri bendera Merah Putih secara manual — sebuah simbol cinta, dedikasi, dan penghormatan terhadap sejarah bangsa.

Saya sengaja menjahitnya secara manual agar perasaan saya semakin terhubung dengan era perjuangan para pahlawan, termasuk pencetusan Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928,” ujar Migi Rihasalay saat ditemui di Jakarta, Rabu (29/10/2025).

Langkah Migi bukan sekadar aktivitas kreatif, tapi juga bentuk refleksi spiritual terhadap perjuangan bangsa. Ia menolak menggunakan mesin jahit karena ingin menghadirkan nilai keikhlasan dan ketulusan dalam setiap tusukan jarum dan helai benang.

Setiap jahitan punya makna. Bagi saya, ini bukan soal hasil, tapi proses. Setiap tusukan benang adalah doa dan rasa hormat untuk Sang Merah Putih,” tutur Migi dengan mata berbinar.

Dari Paskibra ke dunia desain

Kecintaan Migi terhadap simbol-simbol kebangsaan rupanya telah tertanam sejak masa remaja. Saat duduk di bangku SMP dan SMA, ia aktif sebagai anggota Paskibra, bahkan berhasil lolos seleksi untuk bergabung dengan Paskibra tingkat Provinsi DKI Jakarta.

Pengalaman tersebut membentuk karakter dan kedisiplinannya hingga kini. Ia bahkan mendapat beasiswa hingga lulus SMA berkat dedikasi dan tanggung jawabnya sebagai pengibar bendera di instansi pemerintah yang saat itu masih bernama Departemen Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) DKI Jakarta.

Bagi saya, menjadi anggota Paskibra bukan hanya soal baris-berbaris, tapi tentang disiplin, kerja sama, dan rasa cinta pada negeri. Mengibarkan bendera bukan hal kecil, karena di sana ada simbol perjuangan dan semangat persatuan,” kenang Migi.

Bendera sebagai simbol perjalanan hidup

Kini, di usia dewasa dan karier yang mapan sebagai desainer, Migi kembali menghidupkan semangat itu lewat proyek menjahit bendera pusaka dengan tangan sendiri. Ia berencana mengibarkan bendera tersebut pada momen istimewa dalam hidupnya, bukan sebagai seremoni, melainkan manifestasi cinta Tanah Air yang tulus dan personal.

Bendera ini akan saya kibarkan bukan sekadar untuk perayaan. Ini bentuk syukur dan cinta saya kepada Indonesia,” katanya.

Dengan latar belakangnya sebagai desainer, Migi tak sekadar berkarya untuk dunia fashion, tapi juga berusaha menghadirkan pesan kebangsaan melalui langkah-langkah kecil namun bermakna.

Bagi saya, nasionalisme tak harus diwujudkan lewat hal besar. Kadang justru dari tindakan sederhana — seperti menjahit bendera — kita bisa lebih dekat dengan makna perjuangan,” pungkasnya.

Latest articles

Slank Rilis Album Republik Fufufafa, Suarakan Isu Lingkungan dan Kritik Sosial

Jakarta – Grup musik legendaris Slank resmi merilis album studio ke-26 bertajuk Republik Fufufafa...

Nasionalisme Jadi Benteng NKRI di Perbatasan, Akademisi Ingatkan Ancaman Tak Lagi Datang dari Senjata

Jakarta, Trenzindonesia.com | Di tengah derasnya arus globalisasi dan meningkatnya ancaman kejahatan lintas...

Kaset 80an Retro Groove Tour 2026 Sukses Guncang Yogyakarta & Semarang, Bawa Ribuan Kenangan Manis Era 80-an Kembali Hidup

Suasana hangat penuh nostalgia menyelimuti Tip Tap Toe Cafe, Sleman, Yogyakarta, Jumat malam (5/6/2026),...

Royalti Memanas! Ratusan Musisi dan Pencipta Lagu Siap Kepung Kemenkum, Tuntut Hak Ekonomi Dikembalikan

JAKARTA — Konflik tata kelola royalti musik di Indonesia memasuki babak baru. Sekitar 400...

More like this

Jay Kondangin Rilis Single Terbaru 2026 “Sudah Ada Penggantiku”, Kisah Cinta yang Berakhir Pilu

Jakarta ,Trenzindonesia.com – Penyanyi Jay Kondangin kembali menyapa penikmat musik Tanah Air melalui single...

Dukungan Sahabat di Balik Layar, Rey Bong Temukan Ruang Pulih Lewat Film Nobody Loves Kay

Film remaja terbaru Nobody Loves Kay tidak hanya menghadirkan kisah persahabatan yang menyentuh di...

Erick Dharma, Dari Karawang ke Layar Nasional: Perjalanan Multitalenta yang Tak Pernah Padam

Jakarta, Trenzindonesia.com | Tidak semua perjalanan di dunia hiburan dimulai dari kemewahan. Bagi Erick...