Artis dan penyanyi Rani VE menyapa dan menyalurkan bantuan langsung kepada korban banjir bandang di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat.
Kabupaten Agam, Trenzindonesia.com | Bukan sekadar turun dari panggung, tetapi turun langsung ke lumpur bencana. Artis dan penyanyi Rani VE menunjukkan sisi lain kepeduliannya dengan menempuh perjalanan darat melelahkan selama 4 jam dari Padang untuk menyapa dan menyalurkan bantuan langsung kepada korban banjir bandang di Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Aksi nyata ini ia lakukan dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Sosial Kesejahteraan Markas Besar Laskar Merah Putih (Mabes LMP).
Di balik sorotan lampu panggung, Rani VE, penyanyi hits ‘Masih Ada’, justru memilih untuk berada di tengah keprihatinan. Selama 3-4 hari (7-10 Januari 2026), artis yang menjabat Waketum Soskesra Laskar Merah Putih ini terjun ke lokasi bencana banjir bandang di Palembayan, Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menggencarkan aksi peduli bersama organisasi tersebut.

“Kunjungan ini atas perintah Ketum Mabes LMP, Bapak HM. Arsyad Cannu. Tujuannya melihat langsung dan menyampaikan bantuan,” jelas Rani VE dari lokasi bencana.
Perjalanan yang ditempuh rombongan dari Padang menuju lokasi bukan perkara mudah, memakan waktu 3,5 hingga 4 jam. Namun, kelelahan itu terbayar dengan interaksi langsung dengan warga terdampak. “Saya merasa lebih tersentuh bisa datang dan berinteraksi langsung,” ucapnya.
Bantuan yang disalurkan pun bersifat menyeluruh, mulai dari kebutuhan dasar hingga pemulihan jangka panjang. Selain paket sarung, mukenah, dan uang tunai Rp 50.000 per rumah, Mabes LMP juga menyalurkan dana Rp 30 juta untuk pembangunan awal sebuah mushalla di Desa Padang Landua. Bantuan praktis delapan unit lampu solar cell juga diberikan untuk menerangi jalan yang masih gelap gulita.

“Di desa ini, akses jalan dan jembatan terputus, mereka tidak memiliki rumah ibadah. LMP menginisiasi pembangunan Mushalla An-Nur Laskar Merah Putih sebagai tempat beribadah, terutama menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H nanti,” terang Rani VE, menggambarkan kondisi yang memprihatinkan dimana akses menuju lokasi hanya berupa titian bambu di atas lumpur sejauh 150 meter.
Komandan Posko LMP setempat, Abu Hanifah, mengapresiasi kedatangan Rani VE yang dinilainya memberikan semangat baru. Ia menegaskan bahwa kehadiran Posko LMP Peduli di Agam sudah berlangsung sejak tiga hari pasca-bencana pada 27 November 2025 lalu.
Menutup kunjungannya, Rani VE mengungkapkan bahwa total donasi yang disalurkan merupakan hasil kolektif dari Ketum LMP, jajaran pengurus, serta para donatur, termasuk hasil penggalangan dana dari kalangan artis dan selebritis dalam acara ‘Donasi Untuk Sumatera’ di Jakarta pada Desember 2025. Aksi ini membuktikan bahwa kepedulian selebriti Indonesia seperti Rani VE bisa melampaui batas citra, menyentuh langsung tanah yang membutuhkan.
