Artis Kalina Oktarani membantah tudingan mencari sensasi atau panjat sosial (pansos) yang disebut dilontarkan oleh ibu mantan suaminya, Vicky Prasetyo, di media sosial. Perseteruan keduanya kembali menjadi sorotan setelah Kalina bertemu Vicky. Kalina menyampaikan tanggapannya kepada detikcom di Blok M, Jakarta Selatan, kemarin.
Kalina mengaku heran dengan munculnya komentar tersebut. Menurut dia, keluarga Vicky selalu menilai orang lain bersalah tanpa melihat kondisi diri sendiri. Ia bahkan merasa seperti dijebak dalam situasi itu.
Bantah pansos, singgung nama anak
Kalina menegaskan tidak perlu memanfaatkan nama Vicky untuk menaikkan popularitasnya. Ia membandingkan reputasi dirinya dan mantan suaminya dengan nama baik anak kandungnya, Azka Corbuzier.
“Kalau misalkan dari keluarganya berpikir aku tuh pansos, mohon maaf saya tidak perlu pansos buat apa. Anak saya jauh lebih terkenal daripada dia, gitu ya kan. Anak saya juga lebih bagus reputasinya daripada dia,” tegasnya.
Soal tawaran pekerjaan
Kalina juga menyinggung tawaran kerja yang datang dari Vicky. Ia menyebut bersedia bekerja bersama mantan suaminya selama urusan tersebut bersifat profesional. Namun, ia berharap keluarga Vicky tidak ikut mencampuri urusan pekerjaan mereka.
“Dia nawarin aku untuk kerjaan segala macam, di mana disuruh ini segala macam, oh ayo enggak apa-apa. Tapi keluarganya jangan ganggu gitu loh. Kan bukan saya yang mengejar-ngejar pekerjaan, tapi anaknya yang nawarin,” ujar Kalina.
Menurut Kalina, persoalan pekerjaan seharusnya tidak diperpanjang menjadi konflik pribadi. Ia berharap pihak keluarga mantan suaminya dapat memahami situasi tersebut.
Meski kembali mendapat komentar miring, Kalina memilih tidak terlalu mempedulikan penilaian orang lain. Ia menyerahkan persoalan itu kepada Tuhan dan menilai masyarakat bisa menilai sendiri apa yang sebenarnya terjadi. Kalina juga menyatakan telah memaafkan pihak-pihak yang menurutnya pernah menyakiti dirinya, dan ingin melanjutkan hidup tanpa terlibat lagi dalam perselisihan yang sama.
“Biar orang menilai. Aku tidak peduli. Aku maafin. Allah Maha Tahu, Allah bisa menilai seperti apa. Dan kayaknya juga orang-orang juga sudah pada bisa paham, jadi ya sudah enggak peduli,” pungkasnya.
