Trenz Indonesia
News & Entertainment

CGTN Siarkan Perayaan Festival Musim Semi 2021

Pesta visual pada malam Tahun Baru Imlek

180

Beijing, Trenz PRNewswire | Tahun 2021 adalah “Tahun Kerbau” menurut sistem penanggalan Tiongkok. Dalam budaya Tiongkok, kerbau melambangkan pekerja keras yang cerdas dan dapat diandalkan. CGTN Digital menyiarkan acara lengkap Perayaan Festival Musim Semi pada tahun ini untuk pertama kalinya.

Perayaan Festival Musim Semi, atau “Chunwan” dalam bahasa Mandarin, disiarkan pada malam Tahun Baru Imlek ketika jutaan keluarga Tiongkok berkumpul. Perayaan tahun ini jatuh pada 11 Februari dan tetap berlangsung terlepas dari pandemi.

Pertama kali diadakan oleh China Central Television (CCTV) pada 1983, perayaan tahunan ini menjadi acara televisi yang paling banyak ditonton di dunia. Sebagai bagian penting dari perayaan Tahun Baru Imlek, pesta meriah yang berlangsung selama berjam-jam tersebut kerap menampilkan berbagai lagu, pertunjukan, dan sketsa komedi.

Di balik layar: Profil sutradara dan penampil

Pada Rabu, satu hari sebelum acara berlangsung, CGTN Digital menyajikan tayangan di balik layar untuk menguak sejumlah rahasia dari festival 2021.

hen Linchun, General Director, Perayaan Festival Musim Semi 2021

Chen Linchun, General Director, Festival Musim Semi 2021, membahas sejumlah bagian penting dan pentas visual dalam acara tahun ini. Menurutnya, festival ini telah disesuaikan dengan pandemi Covid-19 dan memakai teknologi terkini dalam berbagai cara.

Wang Yuan, anggota grup populer TFBoys.

Salah satu penampil pada tahun ini ialah penyanyi  Roy Wang, atau Wang Yuan, seorang anggota grup populer TFBoys. Dia membawakan sebuah lagu untuk anak-anak dengan memadukan musik elektronik dan disko. Menurutnya, musik tersebut mempromosikan budaya tradisional Tiongkok dalam beberapa format baru.

Aktris Tiongkok Yang Mi termasuk pendatang baru dalam acara ini. Dia berkata bahwa festival ini menjadi acara yang sangat istimewa untuk mengapresiasi para tenaga kesehatan yang bekerja di garis depan selama pandemi terjadi. Dia juga berharap semua orang memperoleh keberuntungan pada tahun yang baru.

Sesi acara yang ditunggu-tunggu pada tahun ini

Seperti layaknya acara-acara lain yang berlangsung di tengah pandemi, perayaan tahun ini juga menampilkan beberapa pertunjukan virtual. Acara tersebut mengangkat elemen-elemen Tiongkok, ciri khas etnis, budaya regional, dan beraneka ragam peradaban di dunia. Informasi ini disampaikan dalam sebuah acara jumpa pers. Beragam gaya tarian, termasuk tari-tarian klasik Tiongkok, tari-tarian dari etnis minoritas dan tari-tarian kontemporer turut ditampilkan, serta menyuguhkan perayaan visual bagi mata pemirsa.

Sesi acara yang ditunggu-tunggu pada tahun ini
Di balik layar (PRNewsfoto/CGTN)

Festival Musim Semi vs “Super Bowl”

Tahun ini, waktu penyelenggaraan Perayaan Festival Musim Semi di Tiongkok dan ajang “Super Bowl” di Amerika Serikat sangat berdekatan. Dengan memanfaatkan popularitasnya di negara masing-masing, kedua acara memiliki banyak kemiripan dan perbedaan. Melibatkan sejumlah reporter di Beijing dan Los Angeles, CGTN menyajikan vox pop tentang opini para warga di kedua negara mengenai dua acara yang menjadi simbol budaya tersebut.

Para warga asing terpukau dengan pertunjukan Festival Musim Semi sebelumnya

Bagaimana Perayaan Festival Musim Semi, simbol budaya Tiongkok, di mata warga asing? Dalam sebuah video yang menampilkan reaksi sejumlah orang, CGTN memilih enam momen klasik dari ajang tersebut selama 38 tahun terakhir, dan mengundang seorang warga Amerika di Beijing untuk menonton sejumlah video klip. Video tersebut menyajikan beragam lagu populer, tari-tarian indah hingga seni beladiri. Apakah dia mengalami gegar budaya (cultural shock)? Mari kita saksikan!

Permainan seluler “Fighting Monster Virus”

Permainan seluler (Mobile game) “Fighting Monster Virus”

Dalam mitologi Tiongkok, Festival Musim Semi berasal dari sebuah kisah sekelompok orang yang menaklukkan monster bernama Xi. Tahun 2020 menjadi momen ketika dunia tiba-tiba dilanda pandemi. Liburan dan aktivitas berkumpul terpaksa dibatalkan setelah virus monster menyapu jalanan, serta menyebarkan ketakutan dan kepanikan. CGTN meluncurkan permainan seluler (mobile game) “Fighting Monster Virus“. Dalam permainan ini, Anda tak hanya bisa belajar tentang budaya Tiongkok dan Festival Musim Semi, melainkan juga merasakan pentingnya rasa persatuan di tengah umat manusia sewaktu melawan virus korona.

Sesi Tanya-Jawab untuk para pembaca berita CGTN

CGTN juga menggelar serial video yang menayangkan sesi Tanya-Jawab (Q&A), dan mewawancarai enam pembaca berita CGTN termasuk  Liu Xin, Wang Guan, Tian Wei, Zhong Shi, Li Dongning, dan Zou Yun. Pembaca berita CGTN, Liu Xin dan Wang Guan merangkum tahun 2020, lalu berbagi tentang resolusi Tahun Baru Imlek mereka bersama CGTN Digital.

Sesi Tanya-Jawab untuk para pembaca berita CGTN – Liu Xin (PRNewsfoto/CGTN)
Sesi Tanya-Jawab untuk para pembaca berita CGTN – Wang Guan (PRNewsfoto/CGTN)

Disiarkan secara langsung: Perayaan virtual Festival Musim Semi 2021

Perayaan Festival Musim Semi pada tahun ini terasa sangat berbeda. Seluruh kegiatan wajib seperti reuni, acara makan malam bersama keluarga, dan liburan harus mempertimbangkan pembatasan jarak sosial akibat epidemi Covid-19. Namun, perayaan virtual masih menjadi cara yang baik bagi kita untuk mengucapkan selamat tahun baru kepada keluarga dan sahabat.

Disiarkan secara langsung: Perayaan virtual Festival Musim Semi 2021

Dalam episode “The Chat Room“, CGTN mengundang sejumlah tamu dari kalangan warga negara asing yang bermukim di Tiongkok dan warga Tiongkok yang meninggalkan negerinya selama bertahun-tahun. Mereka berbagi tentang sejumlah rencana untuk Tahun Baru Imlek 2021. Apa momen favorit mereka dalam Festival Musim Semi? Apa tradisi Festival Musim Semi yang dijalani mereka bersama keluarga? Bagaimana pandemi berdampak terhadap aktivitas perayaan ini? (PR Newswire)

Leave A Reply

Your email address will not be published.