Sudahkah anda menanam pohon hari ini?
Trenz Lifestyle | Area Car Free Day (CFD) di kawasan Dago Bawah, Bandung diramaikan oleh Gerakan Jaga Bhumi, lebih dari 100 peserta dari kalangan komunitas, pelajar, dan masyarakat sekitar turut serta meramaikan kegiatan ini, Minggu (10/12).
Gerakan Jaga Bhumi merupakan program acara yang diselenggarakan oleh Yayasan Kebun Raya Indonesia (YKRI) dan Dyandra Promosindo. Dengan menggunakan slogan “Kembalikan Kejayaan Alam Indonesia”, program ini merupakan sebuah gerakan yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya Kebun Raya sebagai konservasi keanekaragaman tumbuhan di Indonesia.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat dengan beraktivitas di ruang terbuka. Karena dengan beraktivitas di ruang terbuka selain mendapatkan kesehatan juga mendapatkan manfaat dengan mendapat udara segar dan berinteraksi dengan alam. Sehingga diharapkan masyarakat akan lebih menghargai alam dan lingkungan sekitar, bukan dengan merusaknya.
Aksi CFD dari Jaga Bhumi ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Bulan Menanam Pohon Nasional, sebagaimana yang tercantumdalamKepres No. 24 tahun 2008 tentang Hari Menanam Pohon Indonesia.
Sudjati Budi Susetyo, selaku Conservation Expert dari Yayasan Kebun Raya Indonesia turut hadir dan dan bergabung bersama Warga Bhumi pada gerakan ini. Beliau menghimbau bahwa dengan adanya gerakan Jaga Bhumi diharapkan dapat mengedukasi dan mengingatkan publik untuk menanam tumbuhan dan kemudian menjaga serta melestarikannya.
Pada kegiatan CFD ini, Warga Bhumi diajak ikut serta untuk senam zumba. Acara ini juga dimeriahkan dengan hiburan dari sirkus egrang dan penampilan kelompok musik perkusi. Dibagikan juga 500 benih tanaman kepada Warga Bhumi yang telah hadir dan turut serta pada gerakan tersebut. Tujuannya agar para Warga Bhumi dapat menjaga dan melestarikan dimulai dari menanam dan menjaga benih tanaman masing-masing. Diakhir acara, para pengunjung dan peserta yang berpartisipasi dapat mengunggah di akun media sosial mereka dengan menggunakan tagar #AkuJagaBhumi. (PR/TrenzIndonesia)
