
Yogjakarta, Trenz Lifestyle | Menjadi Model muslimah bukan satu satunya pilihan, akan tetapi di awali dari iseng dan mencoba, akhirnya asyik juga.
Hal tersebub yang dialami oleh Hindatul Latifah, gadis cantik kelahiran Semarang, 9 juli 1990.
“Tentunya harus belajar menyesuaikan diri juga dengan berbagai macam kemampuan dan belajar dari senior di dunia model.”, ungkap Hindatul Latifah melalui siaran persnya yang diterima Trenzindonesiacom.
Hindatul Latifah atau akrab disapa Tivah, mulai terjun di dunia model di tahun 2017 dan beberapa kali mengikuti kompetisi model berhijab di acara tv swasta..

Sebuah aktivitas yang menjai rutinitas, karena Tivah juga memiliki usaha butik sendiri di Bawen Jawa Tengah.
“Jadi modelnya ya aku sendiri”, cetus Tivah yang merupakan Sarjana S1 kesehatan masyarakat di STIKES Surya Global Yogjakarta.
Terkait aktivitasnya di tengah pandemi Covid-19?
“Di tengah pandemi covid-19 ini, ya alhamdulilah, karena ada butik sendiri, ya aku melakukan pemotretan sendiri sebagai model. Untuk busana busana muslim yang aku jual, penjualan nya kan bisa online di medsos “, jelas Tivah.
“Harapan saya, semoga pandemi ini cepat berakhir sehingga ekonomi secara nasional pulih. Aamiin”, pungkas Hindatul Latifah. (PR/Fjr) | Foto: Istimewa
