HomeNewsEdutainmentSeiris Dahana Pengobat Rindu

Seiris Dahana Pengobat Rindu

Published on

Seiris Dahana Pengobat Rindu

Lalu batu

Lalu waktu

Lalu kamu

Lalu aku

Malam 40 hari berlalu

Cahaya mimpi bertemu kamu

Sedang bicara

Dengan Bung Hatta

Dan Bung yang lain

Tentang kami

Dari dimensi

Paradigma baru

Lalu rindu

Lalu membeku

Lalu mengepal

Lalu bersatu

Bila malam ini

Hanya sepotong namamu

Kami abadikan penanda waktu

Bukan untuk meninggikan

Monumen bisu

Hanya menyiapkan perahu kayu

Pinisi ide liarmu

Melaut

 

Endro Ist

NB: Tulisan ini jua pernah dimuat di Kompasiana.com oleh Gurujiwa

Latest articles

Andrigo Kembali Bangkitkan Luka Lewat “Pacar Selingan 2”, Gandeng Label Besar Malaysia Luncai Emas

Nama Andrigo seolah tidak bisa dipisahkan dari lagu fenomenal “Pacar Selingan”. Lagu yang pernah...

Indra Adhari Musisi Independen Rilis Cinta Sejati, Single Ke-5 di Konsep One Month One Song

Indra Adhari penyanyi sekaligus pencipta lagu kembali menegaskan komitmennya di industri musik tanah air...

Kisah Yanti, Nasabah PNM Mekaar yang Sukses Bangun Usaha Kriya dari Nol: Modal Kepercayaan Jadi Kunci Perubahan Hidup

Jakarta, Trenzindonesia.com | Dipercaya, Bukan Dikasihani: Cerita Perempuan Ultra Mikro yang Berani Bermimpi Lebih...

Migi Rihasalay Tampil Elegan Bersama Putri Cantiknya di Anniversary Color Models Inc, Kehadiran Putri Indonesia Jadi Sorotan

Jakarta, Trenzindonesia.com | Gemerlap dunia mode dan selebriti menyatu dalam perayaan 36th Anniversary Color...

More like this

Pra Harlah Media Pondok Lampung Bangkitkan Generasi Santri Kreatif di Era Digital

Lampung, Trenzindonesia.com | Di tengah derasnya arus media sosial dan tren viral yang silih...

23 Santri PPRQ Lampung Tunjukkan Kehebatan Amtsilati, Kiai Tekankan Adab di Atas Segalanya

Lampung, Trenzindonesia.com | Suasana haru, bangga, sekaligus takjub menyelimuti Masjid At-Tibyan, Kota Metro, saat...

Dari Rongsok Jadi Rupiah: Cara Cerdas Pemulung Bekasi Bangun Masa Depan Bersama Bank Mandiri

Bekasi, Trenzindonesia.com | Siapa sangka, dari tumpukan barang bekas yang kerap dianggap tak bernilai,...