Mingse dan Akbar Chalay membawa pulang piala AMI Awards 2026 melalui kolaborasi berjudul Astaga Bercanda di kategori Artis Solo/Grup/Kolaborasi Dangdut Elektro Terbaik. Penghargaan tersebut diterima keduanya di panggung AMI Awards di Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/11).
Ingin Membudayakan Dangdut Versi Gen Z
Dalam pidato kemenangannya, Mingse menyampaikan harapan agar karya mereka ikut menghidupkan kembali dangdut dengan pendekatan generasi muda sehingga lebih akrab bagi anak-anak muda.
“Dan semoga lagu-lagu kita ini bisa membudayakan kembali dangdut dengan versi Gen Z ya, Bar, ya? Dan bisa sedikit memberikan hiburan kepada negeriku yang sekarang sedang dilanda banyak eee kesedihan, seperti itu,” ungkap Mingse di atas panggung AMI Awards, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/11).
Sementara itu, Akbar Chalay menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang menopang perjalanan kariernya. Ia menyebut Glitch House sebagai label sekaligus manajemennya, dan berterima kasih kepada Bang Jay yang mengajaknya hingga sampai pada pencapaian tersebut. Keduanya juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga, orang tua, rekan-rekan, serta pihak label yang selama ini memberi dukungan.
Latihan Pidato dengan Suasana Santai
Sebelum naik panggung, Mingse dan Akbar sempat memperlihatkan suasana latihan pidato kemenangan saat ditemui di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (4/11). Dalam suasana penuh canda, mereka saling mengingatkan agar tidak ada satu pun nama yang terlewat. Keduanya tampak santai menyiapkan ucapan terima kasih, sementara Mingse beberapa kali mengarahkan Akbar agar pidatonya tidak terlalu panjang.
Mingse menegaskan rasa syukur atas penghargaan yang diterima dan berterima kasih kepada AMI Awards atas kepercayaan yang diberikan.
“Ini benar-benar eee penghargaan pertama kami dalam berkarier bermusik. Terima kasih atas kepercayaannya AMI Awards. Ini adalah bukti bahwa kuasa Tuhan lebih besar dari apa yang kita doakan. Terima kasih banyak,” tutur Mingse.
Kemenangan di AMI Awards 2026 diharapkan menjadi awal langkah yang lebih besar bagi Mingse dan Akbar Chalay. Keduanya ingin terus menghadirkan karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan dangdut kepada generasi muda.
Lewat perpaduan dangdut dan sentuhan Gen Z, mereka berharap musik Indonesia makin berwarna. Bagi Mingse dan Akbar, menghadirkan kebahagiaan bagi pendengar merupakan tujuan yang akan terus mereka perjuangkan melalui karya-karya berikutnya.
