Trenz Indonesia
News & Entertainment

50 Tahun OM Soneta Berkarya. Rhoma Irama: Apakah Sebuah Anugerah, Apakah Kita Bersyukur Atau Kufur

521

Depok, Trenz Music I Jumat, 11 Desember 2020 mendatang, menjadikan hari paling istimewa bagi perjalanan bermusik OM Soneta yang dikomandoi oleh Raden Haji Oma Irama atau populis dengan dengan sebutan Rhoma Irama ini.

Istimewa dengan tanggal tersebut, Trenzindonesia.com ketahui di kediaman si Raja dangdut Indonesia yang berada di Jalan Tole Iskandar No.41, Depok, tengah di gelar syukuran “50 Tahun Soneta Berkarya”.

Rhoma Irama memamerkan Box Set “50 Tahun Soneta Berkarya”.

“Perjalanan 50 tahun berkarya, saya harus meningkatkan syukur, kalau kata Nabi Sulaiman AS, beliau ditanya soal kekayaan dan kekuasaannya, beliau menjawab inilah anugerah Tuhanku, apakah aku orang yang bersyukur atau kufur,” ungkap musisi yang hanya menggunakan tiga gitar dengan merk; Fender, Rickenbaker, dan Steinberger.

Selanjutnya, Rhoma Irama pun menambahkan, “Dengan 50 tahun Soneta apakah sebuah anugerah, apakah kita bersyukur atau kufur. Kalau bersyukur akan ditambah pahala, kalau bersyukur. Itulah dengan makna 50 tahun karena kita tak bisa apa-apa tanpa Allah SWT.”

Sementara itu, terselennggara 50 tahun OM Soneta, label musik yang menaungi Soneta Group, Produser HP Music, Bobby Anugerah membenarkan, sengaja memberi kejutan dengan merilis box set berisi kompilasi karya-karya Rhoma Irama dan Soneta.

“Jadi sebetulnya tanpa sepengetahuan Bang Haji (Rhoma Irama), kami siapkan ini empat bulan yang lalu. Iya karena di tanggal 11 Desember nanti, pak hai dan Soneta berulang tahun, jadi sudah selayaknya Bang Haji dan Soneta harus diberi persembahan spesial,” papar Bobby bersemangat.

Box Set 50 Tahun Perjalanan Soneta Group” dimaksudkan itu, Bobby menceritakan, Box Set berisikan 2 vinyl gold (piringan hitam), 4 CD (Compact Disc), poster, T-Shirt, dan buku perjalanan karier bermusik Soneta dengan harga Rp1.5 juta.

Box Set ini nantinya akan dijual untuk umum,” singkatnya. Lantas tambah Bobby, “50 tahun Soneta bukanlah perjalanan yang mudah. Hingga tahun ini, sudah formasi ketiga dengan personilnya. Formasi pertama sudah banyak yang berpulang, formasi kedua dan ketiga hingga saat ini masih eksis untuk mendampingi Sang Raja Dangdut tampil.”

“Ya alhamdulillah, kerja keras tim untuk membuat box set berisikan sebanyak 50 lagu, selama empat bulan yang saya tidak ketahui,” kata Rhoma Irama yang pada tanggal 13 Oktober 1973 mendaklarasikan Soneta sebagai sound or voice of muslim ini.

Disamping meluncurkan Box Set, dalam syukuran yang ditandai dengan 50 tumpeng simbol dari 50 tahun OM Soneta dan 74 kue sebagai simbol usia bapak dari Ridho Rhoma ini. Beberapa tumpeng sebagai apresiasi diberikan kepada para jurnalis, terutama jurnalis senior.

“Buat ane dengan julukan Si Raja Dangdut yang melekat pada Bang Haji adalah sangat tepat sekali. Dan sangatlah sulit untuk bisa menemukan tandingannya,” tegas Muhammad Nizar mantan wartawan Tabloid Citra dan Tabloid NOVA, Kelompok Kompas Gramedia dan juga pencipta lagu ini.

Bahkan si pemilik album Begadang yang masuk dalam 150 album terbaik sepanjang masa versi majalah Rolling Stones, lanjut Nizar, “Sampai 50 tahun mendatang, membicarakan musik dangdut sulit rasanya untuk bisa melepaskan nama Rhoma Irama atau Bang Haji ini.”

Bang Haji Oma, cuakeeep..!

Leave A Reply

Your email address will not be published.